Barisan Sepuluh Pemuda Minta Audit Anggaran Pembelian 18 Mobil Ambulans di Aceh Tenggara
Rizwan April 06, 2026 06:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi|Aceh Tenggara

Tribungayo.com, KUTACANE - Selama dua tahun atau tahun 2024 hingga 2025, jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Tenggara membeli 18 unit mobil dinas ambulans jenis Toyota kijang Innova Reborn, merk Mahindra (India) dan Wuling.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara Rosita Astuti kepada Tribungayo.com, Senin (6/4/2026).

"Untuk tahun 2024 sebanyak 12 unit mobil dibeli dan digunakan oleh Puskesmas Lawe Sigala, Natam, Jambur Lak lak, Puskesmas Kota Kutacane, Mamas, Lawe Perbunga, Uning Sigur-gur, Ngkeran, Kutambaru, Suka Makmur, Puskesmaa Tanoh Alas dan Dinkes Agara  (PSC 119)," ujarnya.

Dikatakan, untuk tahun 2025 sebanyak 6 unit untuk Puskesmas Leuser, Lawe Perbunga mobil merek Mahindra dan Deleng Pokhkisen, Puskesmas Lawe Dua, Puskesmas Lawe Sumur dan Puskesmas Gur-gur Pardomuan merek Wuling.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, Rosita Astuti mengimbau kepada para Kepala Puskesmas (Kapus) agar merawat mobil ambulan segara kenderaan untuk menunjang pelayanan kesehatan di Puskesmas.

"Perawatan mobil ambulan ini bisa digunakan dari sumber anggaran dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar mobil ambulan terawat dan para Kapus telah menekan fakta integritas untuk merawat mobil ambulans," ungkapnya. 

Ia mengaku, mobil ambulans rusak berat dan tidak terawat milik Puskesmas, itu bukan dimasa kepimpinannya.

Terkait hal itu, Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Dahrinsyah mengatakan, selama ini lemahnya pengawasan dari Dinkes Agara, sehingga mobil ambulans banyak yang rusak dan tidak dirawat.

"Sehingga mobil ambulans jadi besi tua. Hal ini akibat ketika rusak dibiarkan begitu saja hingga terjemur dibawah terik matahari. Padahal, anggaran dana JKN cukup besar setiap Puskesmas setiap tahunnya," ujarnya.

"Kita minta Kejaksaan Negeri Kejari Aceh Tenggara untuk lakukan audit terhadap anggaran JKN, karena mobil ambulans dibiarkan rusak dan tidak dirawat hingga terancam jadi besi tua," katanya.(*)

Baca juga: Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Minta Loka POM Awasi Air Minum Dalam Kemasan

Baca juga: GeRAK Aceh Minta Dittipidkor Usut Dana Pemberantasan Narkoba & Literasi Rp8 Miliar di Aceh Tenggara

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.