Kesiapan Jemaah Haji Palangka Raya 99 Persen, Ini Opsi Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
Sri Mariati April 06, 2026 07:06 PM

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Kesiapan calon jemaah haji asal Palangka Raya, untuk keberangkatan tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi disebut telah mencapai 99 persen.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palangka Raya Ahmad Fauz mengatakan, seluruh tahapan persiapan telah dilalui oleh jemaah, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pelunasan biaya, hingga bimbingan manasik dan vaksinasi.

“Persiapan kita sudah 99 persen. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, pelunasan, manasik, sampai vaksinasi sudah berjalan. Jadi tinggal menunggu keberangkatan saja,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Untuk wilayah Kalimantan Tengah, jumlah jemaah haji tercatat sebanyak 1.559 orang, sementara dari Kota Palangka Raya sebanyak 296 jemaah.

Meski kesiapan telah hampir rampung, pihaknya menyampaikan sejumlah opsi yang telah disiapkan sebagai antisipasi kemungkinan yang dapat memengaruhi perjalanan jemaah, seiring dinamika situasi di kawasan Timur Tengah.

Fauzi menyebut, koordinasi juga terus dilakukan antara pemerintah Indonesia dengan pihak Arab Saudi untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji tetap berjalan lancar.

Menurutnya, pembahasan terkait berbagai kemungkinan juga telah dilakukan dalam rapat bersama pemerintah pusat dan DPR.

“Koordinasi terus dilakukan, termasuk dengan pihak Arab Saudi. Jadi kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan, opsi-opsi itu sudah dibahas,” jelasnya.

Menurut Fauzi, apabila situasi di kawasan Timur Tengah berdampak pada jalur penerbangan, jemaah tetap dapat diberangkatkan melalui rute alternatif.

“Kalau terjadi perubahan rute karena kondisi di sana, jemaah tetap bisa berangkat melalui jalur lain. Konsekuensinya waktu tempuh bisa bertambah sekitar enam jam,” jelasnya.

Selain itu, opsi penundaan keberangkatan juga menjadi bagian dari langkah antisipasi apabila kondisi tidak memungkinkan.

“Kalau memang tidak memungkinkan, bisa saja tidak berangkat. Tapi tentu ada konsekuensi yang harus diselesaikan,” katanya.

Baca juga: Jemaah Haji Berangkat Akhir April di Tengah Konflik Timur Tengah, Pemko Palangka Raya Siapkan Bus

Baca juga: 1.571 Jemaah Haji Kalteng Dijadwalkan Berangkat Mulai Mei 2026

Ia menambahkan, seluruh biaya perjalanan jemaah saat ini telah dibayarkan, mulai dari akomodasi hingga layanan lainnya, sehingga menjadi salah satu pertimbangan dalam setiap kebijakan yang diambil.

“Semua biaya sudah dibayarkan. Jadi ini juga menjadi bagian yang harus diperhitungkan,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah antisipasi tersebut penting dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah haji.

“Kita berharap semua berjalan lancar, tapi antisipasi tetap harus disiapkan,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.