VIRAL PEMUDA Dikeroyok Pesilat saat Boncengkan Ibu di Ngawi, Seragam Perguruan Lain Jadi Pemicu
Latif Ghufron Aula April 06, 2026 07:11 PM

  - Seorang pemuda di Kabupaten Ngawi menjadi korban pengeroyokan oleh rombongan konvoi perguruan silat saat mengantar ibunya pulang menggunakan sepeda motor.

Peristiwa tersebut terjadi di depan Pasar Kerten, Kecamatan Paron, pada Minggu (5/4/2026), dan terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban berpapasan dengan rombongan lain usai menghadiri acara pengajian.

Korban yang mengenakan atribut berbeda diduga menjadi pemicu terjadinya bentrokan.

Saat itu, korban tengah membonceng ibunya dan tidak sempat menghindar.

Ia kemudian menjadi sasaran pengeroyokan di tengah jalan oleh sejumlah orang dari rombongan tersebut.

Video kejadian ini pun langsung menuai perhatian publik dan memicu beragam reaksi keras dari warganet.

Komentar Warganet Panjang

Sejumlah komentar panjang dari warganet menyoroti keras aksi pengeroyokan tersebut, bahkan menyentil organisasi dan perilaku oknum yang terlibat.

Salah satu komentar berbunyi:

“Jan mendo tenan, nek ngene iki seng salah sopo? Kudu enek tindakan tegas ko aparat ataupun ko organisasine ngene iki, organisasi dadi elek mergo kelakuane poro oknum. Berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang tua pelatih utawa guru kui ndi mas janjimu pas isih jaman siswa kae? Ibu-ibu kui yo termasuk wong tuwo lo. Ajaran ora kaya ngene iki.”

Komentar lain juga menyinggung soal moral dan nilai kemanusiaan:

“Ada seorang ibu masih berani didzolimi, ingat bro doa ibu tidak sembarangan. Di akhirat nanti kalian akan mempertanggungjawabkan semuanya, apakah organisasi kalian benar-benar memberi manfaat kepada orang lain atau justru sebaliknya.”

Tak sedikit pula yang mengaku kecewa karena tindakan tersebut dinilai mencoreng nama perguruan:

“Aku psht, aku isin nyawang polahe koyo ngene. Ajaran silat kuwi kudu ngajari budi pekerti luhur, ngerti bener lan salah, dudu malah dadi ajang kekerasan nang dalan.”

Warganet lainnya juga mendesak aparat dan pihak terkait untuk bertindak tegas:

(tribunmataraman.com/Tiara Mona Ayu)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.