Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Pickleball berpeluang besar untuk dipertandingkan secara resmi untuk kali pertama di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal itu disampaikan Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat Eko Budi Supriyanto saat membuka Musyawarah Nasional Indonesia Pickleball Federation (IPF) 2026 di Hotel Artotel, Senayan, Jakarta, pekan lalu.
Dalam munas tersebut, Muhammad Nazaruddin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB IPF periode 2026-2030.
Ia menggantikan ketua umum sebelumnya, Komarudin.
Agenda tersebut dihadiri perwakilan dari 28 Pengprov IPF seluruh Indonesia, termasuk Wakil Ketua III IPF Lampung Ari Wibisono dan Sekretaris Umum Daniel Tri Hardanto.
Hadir pula aktris Nirina Zubir yang didapuk menjadi duta pickleball Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Eko menyebutkan ada sekitar 32 cabor olimpiade yang akan dipertandingkan di PON 2028. Salah satunya adalah pickleball.
“Pickleball akan dipertandingkan di Olimpiade Los Angeles 2028 sebagai cabor ekshibisi. Untuk itu, KONI Pusat memastikan pickleball juga bakal dipertandingkan di PON 2028,” kata pensiunan TNI berpangkat mayor jenderal itu.
Dia menerangkan, cabor-cabor lainnya akan dipertandingkan di sejumlah multievent yang bersifat klaster, yakni PON Bela Diri, PON Pantai, PON Indoor, dan PON Remaja.
Sementara itu, Ketua Umum PB IPF yang baru terpilih, M Nazaruddin, bertekad membawa pickleball ke ajang PON 2028.
“Saya ingin meloloskan pickleball ke PON 2028. Saya akan berusaha semaksimal mungkin,” tutur Nazaruddin.
Nazaruddin juga bangga karena pickleball akan dipertandingkan di ajang Indonesian-American Games pada 19-21 Juni 2026 mendatang di Chicago.
Bahkan, Nazaruddin menjanjikan bonus besar bagi atlet yang meraih medali emas.
“Saya siapkan bonus besar jika ada yang dapat emas,” ujar dia.
Hal sama disampaikan Susilo yang merupakan sekjen demisioner PB IPF.
Menurut dia, pickleball berpeluang besar dipertandingkan di PON 2028.
“Itulah yang sedang diperjuangkan oleh Ketum kita yang baru, Pak Nazaruddin. Semoga saja pickleball benar-benar bisa dipertandingkan di PON,” tutur pria yang biasa disapa Cak Sus ini.
Diketahui, Ketua KONI Pusat Marciano Norman menyampaikan bahwa cabor yang dipertandingkan di PON XXII/2028 adalah cabor Olimpiade, cabor Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), cabor unggulan internasional, dan cabor pilihan tuan rumah.
Menurut Marciano, jumlah venue untuk cabor yang akan dipertandingkan di NTT dan NTB sangat jauh dari memadai.
Sebagai langkah alternatif, diputuskan untuk menyelenggarakan sejumlah cabor di Jakarta yang memiliki venue memadai dengan standar internasional.
Hingga saat ini, jumlah cabor yang akan dipertandingkan di PON NTB-NTT 2028 masih simpang siur.
Dari informasi yang diperoleh, PON 2028 akan mempertandingkan sebanyak 74 cabor.
Rinciannya, 22 cabor disepakati digelar di NTT, 26 cabor di NTB, dan 26 cabor di Jakarta.
Pembagian lokasi pertandingan itu disepakati dalam rapat koordinasi persiapan PON 2028 yang mempertemukan pihak NTB, NTT, dan Jakarta di KONI Pusat, Jumat (27/2/2026) lalu.
(Tribunlampung.co.id/Daniel Tri Hardanto)