- Sebuah laporan media internasional, France 24 mengungkap dugaan penggunaan wilayah Kuwait sebagai lokasi peluncuran serangan militer Amerika Serikat ke Iran di tengah konflik yang masih berlangsung.
Laporan yang dipublikasikan pada (4/4/2026) menyebutkan bahwa sejumlah negara Arab dimanfaatkan sebagai titik peluncuran serangan.
Meskipun ada bantahan dari negara-negara Teluk.
Hasil penyelidikan menemukan adanya rekaman video.
Video tersebut menunjukkan peluncuran rudal AS dari wilayah Kuwait menuju Iran setidaknya dua kali sepanjang Maret 2026.
Hasil analisis menunjukkan peluncuran dilakukan menggunakan sistem HIMARS (24/3) dan (31/3)
Dalam insiden pertama, sedikitnya 13 rudal dilaporkan diluncurkan dari lokasi di Kuwait.
Seorang pakar sistem senjata dan balistik dari Akademi Militer Frederik Coghe, menilai rudal yang terlihat dalam rekaman tersebut memiliki karakteristik yang sesuai dengan sistem HIMARS.
Dengan menganalisis sudut dan posisi kamera dalam kaitannya dengan infrastruktur minyak Kuwait.
Laporan itu menemukan daerah yang digunakan untuk meluncurkan serangan terhadap Iran di gurun Kuwait, sebelah timur kota Abdali, dekat lokasi pengeboran minyak.