Ratusan Ribu Orang Gunakan Jasa Penyeberangan Selat Bali, Kendaraan Kecil Dominasi Masuk Bali
Putu Dewi Adi Damayanthi April 07, 2026 07:34 AM

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Ratusan ribu orang dan puluhan ribu unit kendaraan gunakan jasa lintas Ketapang-Gilimanuk atau di perairan Selat Bali selama momentum libur panjang Paskah 2026 kemarin. 

Jumlah pengguna jasa saat ini dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu juga dilaporkan meningkat belasan persen.

Menurut data yang berhasil diperoleh dari ASDP Cabang Ketapang, di lintasan Ketapang–Gilimanuk pada periode Kamis-Sabtu kemarin tercatat total pergerakan mencapai 112.635 penumpang dan 31.195 kendaraan, dengan dominasi kendaraan roda dua sebanyak 14.785 unit, diikuti mobil pribadi 8.863 unit.

Adapun arus balik Gilimanuk–Ketapang mencatat 59.834 penumpang dan 17.157 kendaraan, didominasi truk logistik 5.904 unit dan mobil pribadi 5.335 unit. 

Baca juga: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Mobilitas Terbanyak di Pelabuhan Gilimanuk Bali, Ini Rinciannya

Tren pertumbuhan dari Kamis ke Jumat juga terlihat, dengan kenaikan penumpang sebesar 14,3 persen dan kendaraan 8,7 persen.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menegaskan, kesiapan layanan telah dirancang secara menyeluruh untuk mengantisipasi lonjakan trafik selama periode libur panjang ini. 

Menurutnya, pengalaman pada periode libur sebelumnya menjadi pembelajaran penting dalam memperkuat sistem operasional dan pelayanan.

"Momentum long weekend Paskah membawa potensi peningkatan mobilitas yang signifikan. Karena itu, kami memastikan seluruh aspek operasional—mulai dari kesiapan armada hingga layanan di pelabuhan—berjalan optimal, tertib, dan lancar," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima.

Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko menjelaskan, antrean yang terjadi akibat tingginya antusiasme kendaraan logistik pasca-pembatasan angkutan barang pada arus mudik dan balik Lebaran, dengan kondisi antrean yang mengular hingga belasan kilometer pada Rabu 1 April 2026, pukul 09.55 WIB, telah terurai. 

Dilaporkan pada Sabtu 4 April 2026, hingga pukul 13.30 WIB, antrean kendaraan tersisa di area parkir Bulusan.

"Berbagai upaya sudah dilakukan mulai dari optimalisasi pengaturan muatan di dermaga hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Kami juga mengapresiasi dukungan dan sinergi para regulator yang turut berperan aktif dalam mempercepat penguraian antrean," ujar Arief.

Guna menjaga kelancaran layanan, kata dia, ASDP terus memperkuat kesiapan operasional melalui optimalisasi armada, kesiapsiagaan personel, serta koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan. 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam memastikan stabilitas layanan di tengah dinamika lonjakan pengguna jasa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.