Hercules Debat dengan Menteri Maruarar Sirait, Berani Tantang Negara soal Lahan Kosong Tanah Abang
Ilham Fazrir Harahap April 07, 2026 01:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Rosario de Marshall atau yang dikenal Hercules terlibat debat dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

Keduanya berdebat soal lahan kosong milik negara di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang selama ini dikuasai oleh ormas, Senin (6/4/2026).

GRIB Jaya yang dikomandoi oleh Hercules memang menguasai beberapa lahan di Tanah Abang.

Lahan tersebut sejatinya milik negara dan akan digunakan untuk pembangunan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam video postingan Instagram Maruarar Sirait, ia menjelaskan soal tujuan negara mengambil lahan kosong tersebut.

Baca juga: Preman Pembunuh Tuan Rumah Hajatan Ternyata Residivis Kambuhan, Kini Kena Tindakan Tegas Terukur

"Tujuan saya mau membangun untuk rumah rakyat di sini. Jadi bukan untuk pengembang-pengembang dan sebagainya," kata Maruarar kepada Hercules, dikutip dari akun Instagram @maruararsirait.

Setelah mendengar ucapan Maruarar, Hercules lalu menjelaskan hak pengelolaan lahan (HPL) yang ditangani ormasnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya hanya mengelola lahan tersebut, tetapi tidak untuk merebut atau memilikinya.

Hercules mengaku siap menyerahkan lahan tersebut kepada pemerintah jika memang untuk dibangun hunian.

Baca juga: Menolak Pulang ke Rumah Suami dan Orangtuanya, Wanita 19 Tahun Lebih Pilih Kekasih Gelapnya

 "HPL itu untuk mengelola lahan, tapi bukan untuk memiliki. Kalau ini negara punya, hari ini pun saya serahkan," tegas Hercules.

Lantas, seperti apakah sosok Hercules yang debat dengan Maruarar Sirait? Beriktu informasi lengkapnya.

Sosok Hercules

Hercules adalah seorang pria yang berasal dari Timor Timur. Ia memiliki nama asli Rosario de Marshall.

Belum lama ini, Hercules juga sempat bertemu dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta.

Hercules memiliki tiga anak yang semuanya kuliah di luar negeri.

Anak pertama Hercules merupakan lulusan universitas di Melbourne, Australia.

Baca juga: Viral Pengunjung Bergelimpangan di THM Helens Night Market, Satresnarkoba & Bea Cukai Turunkan Tim

Lalu, anak keduanya adalah lulusan Loyola Marymount University, Los Angeles, Amerika Serikat.

Sementara itu, anak ketiga Hercules kuliah di Melbourne, Australia.

Di Timor Timur, Hercuels banyak bekerja sebagai tenaga bantuan untuk operasi militer TNI.

Hercules lalu menjelma menjadi preman paling ditakuti di Jakarta.

Perjalanan hidup Hercules dari malang melintang di dunia preman sangat panjang.

Ia mengaku pernah dibacok sebanyak 16 kali tapi tetap ia tetap selamat.

Pengakuan tersebut Hercules ungkapkan dalam acara Kick Andy tahun 2007.

Separuh dari tangan kanan Hercules dari bagian siku ke bawah menggunakan tangan palsu.

Selain tangannya yang palsu, satu dari dua bola matanya juga buatan manusia.

Hercules juga pernah ditembak pada bagian matanya dan pelurunya tembus ke belakang kepala.

Lantaran rentetan peristiwa itu, ia dijuluki sebagai sosok preman yang tidak bisa mati.

Kendati demikian, Hercules sudah lama absen dari dunia preman.

Dia meninggalkan dunia kelam itu tepatnya setelah menerima vonis 8 bulan atas kasus penguasaan lahan pada Maret 2019.

Setelah itu Hercuels diketahui memulai peruntungannya dalam dunia bisnis.

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn.) A.M. Hendropriyono menceritakan peran penting Hercules saat dilibatkan TNI dalam operasi di Timor Timur.

Hendropriyono mengatakan Hercules diberi kepercayaan untuk memegang kunci senjata dan peluru dalam operasi tersebut.

Ia juga mengatakan Hercules berkorban untuk negara Indonesia sampai kehilangan anggota tubuhnya.

Mantan jenderal bintang 4 tersebut pun meminta agar Hercules tidak dihilangkan, tapi sebaiknya dibina.

"Dulu, dia (Hercules) waktu di Timor Timur sebelum Timor Leste, dia itu kita percaya pegang kunci senjata dan peluru, dia yang pegang, jadi saking kita percayanya," kata Hendropriyono, dikutip dari YouTube Prof. Rhenald Kasali, Minggu (4/5/2025).

(Tribun-Medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.