TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sebanyak 57 calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 Polda Papua Barat tengah memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan (rikkes).
Tahapan rikkes dipimpin Kabid Dokkes Polda Papua Barat, Kombes Pol dr. Iskandar, di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat, Selasa (7/4/2026)
Kombes Pol dr. Iskandar menyatakan bahwa dari total 57 peserta, 55 peserta merupakan calon Taruna dan 2 calon Taruni.
Ia menegaskan bahwa rikkes menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan Akpol, guna memastikan calon perwira memiliki kondisi fisik yang prima.
"Rangkaian pemeriksaan meliputi kesehatan umum, pemeriksaan fisik, hingga pemeriksaan penunjang lainnya sesuai standar yang ditetapkan," ujar Kabid Dokkes.
Baca juga: 7 Catar Akpol 2024 Lulus Seleksi Panda Polda Papua Barat
Selanjutnya, Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Gadug Kurniawan, menegaskan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
“Proses seleksi penerimaan Taruna dan Taruni Akpol ini dilaksanakan secara objektif dan transparan. Kami memastikan seluruh peserta mendapatkan perlakuan yang sama sesuai kemampuan dan hasil masing-masing,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Seleksi dilakukan murni berdasarkan kemampuan peserta. Jangan percaya oknum yang menjanjikan kelulusan,” tegasnya.
Ia menambahkan, bahwa pelaksanaan rikkes merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaring calon perwira terbaik yang unggul secara akademik, mental, dan memiliki kesehatan prima.
"Melalui seleksi yang ketat dan transparan, Polda Papua Barat berharap dapat melahirkan Taruna dan Taruni Akpol berkualitas yang siap menjalani pendidikan serta menjadi perwira Polri Presisi," tegasnya.