TRIBUNMANADO.CO.ID - Upus Ni Mama, renungan Wanita Kaum Ibu (W/KI) Gereja Masehi Injili di Minahasa 9GMIM) dalam sepekan mulai 5 - 11 April 2026.
Pembacaan alkitab terdapat pada Matius 28:1-10.
Tema perenungan adalah Ia Telah Bangkit Dari Antara Orang Mati.
Khotbah:
Ibu-ibu yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Suatu sukacita besar dari kita semua selaku orang percaya ketika berada dalam perayaan Paskah. Ya Yesus Kristus telah
bangkit.
Kematian dan kebangkitan Kristus adalah penggenapan dari seluruh nubuatan para nabi tentang keselamatan yang dijanjikan dan dikerjakan oleh Allah bagi manusia berdosa.
Ibu-ibu yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dalam suasana sukacita perayaan Paskah, kita diantar untuk memahami bersama Firman Tuhan dalam Injil Matius 28:1-
10 dengan tema: "la telah bangkit dari antara orang mati" Bagian Alkitab ini diawali dengan mengisahkan tentang dua orang perempuan yaitu Maria Magdalena dan Maria yang lain yang pergi menengok kubur Yesus setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu.
Dalam tradis Yahudi, hari Sabat adalah hari istirahat dan tidak boleh melakukan pekerjaan atau perjalanan jauh. Karena itu para perempuan tidak bisa datang ke kubur sebelumnya.
Mereka harus menunggu Sabat selesai. Mereka datang dengan tujuan melihat kubur Yesus.
Mereka tidak datang dengan harapan kebangkitan. Mereka datang dengan sedih, tetapi juga dengan kasih dan kesetiaan.
Hari pertama Minggu dipahami sebagai hari di mana Yesus bangkit. Hari pertama Minggu ialah hari Minggu menurut kalender sekarang.
Kisah selanjutnya dalam ayat 2-4 adalah tentang para penjaga yang mati ketakutan.
Dikatakan dalam ayat 4: "Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati.
"Ketakutan karena terjadi gempa bumi yang hebat. Dan seorang malaikan turun dari langit dan datang menggulingkan batu serta duduk di atas batu itu sebagai tanda kemenangan atas segala usaha manusia untuk membungkamkan Yesus selama-lamamya (band.Mat.27:66).
Manifestasi kuasa ilahi memang selalu menimbulkan perasaan takut dalam diri manusia.
Jika manusia yang mengalaminya menutup diri terhadap turun tangan Allah, maka kuasa ilahi jadi tak berdaya.
Tetapi kalau manusia terbuka hatinya sebab mencari Allah, maka rasa takutnya berubah menjadi "Mereka sukacita dan mendorongnya untuk berkarya.
Tanpa mempedulikan para penjaga, malaikat mulai berbicara kepada perempuan-perempuan yang datang ke kubur Yesus: janganlah kamu takut, sebab Aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
la tidak ada di sni, sebab ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat ia berbaring, Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa la telah bangkit dari ontara orang mati.
la mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia." (ayat 5-7).
Ayat-ayat ini menjelaskan pesan kebangkitan dan tugas kesaksian.
Kubur kosong adalah tanda kemenangan di mana Yesus yang disalibkan kini hidup kembali.
Kematian tidak dapat menahan Dia. Dan kebangkitan Yesus Kristus merupakan penggenapan janji Yesus sendiri.
Selanjutnya, undangan untuk melihat tempat Yesus berbaring merupakan bukti dari fakta kebangkitan dan karena itu kubur telah kosong.
Dengan fakta kebangkitan Yesus Kristus, para perempuan diberi tugas untuk menyaksikan apa yang telah mereka lihat.
Di tengah budaya Yahudi yang memandang rendah perempuan, memandang perempuan kurang penting, menomorduakan perempuan, penulis injil Matius mencatat bahwa perempuanlah yang menjadi saksi pertama peristiwa kebangkitan Yesus.
Bahwa Yesus telah bangkit. la akan mendahului murid-murid ke Galilea, dan di sana mereka akan melihat-Nya.
Ayat 8-10 mengisahkan tentang respons para perempuan.
Kebangkitan Kristus mengubah kesedihan mereka menjadi sukacita.
Dan Yesus sendiri datang menjumpai mereka sebagai bukti bahwa la benar telah bangkit. Perempuan-perempuan itu
segera mengenal Yesus.
Merekapun menyembah-Nya dan memeluk kaki-Nya. Suatu reaksi yang mengungkapkan suatu sukacita karena dapat melihat Yesus lagi.
Dalam ayat yang terakhir (ayat 10) Yesus juga menugaskan para perempuan untuk pergi menyampaikan kepada saudara-saudara-Nya, apa yang telah mereka lihat.
Para murid disapa Yesus sebagai saudara-saudara-Ku mau menggambarkan keakraban dalam dimensi baru yakni
pengampunan yang mengikat diri-Nya dengan para murid.
Kebangkitan membawa pemulihan hubungan antara Yesus dan para murid.
Ibu-ibu yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dalam suasana sukacita Paskah di tahun 2026 ini, Firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk tetap setia dalam kasih, setia
dalam iman kepada Yesus Kristus yang sudah bangkit mengalahkan maut, setia dalam pelayanan.
Firman Tuhan juga mengajak kita untuk tidak takut menghadapi tantangan menjalani kehidupan di dunia yang fana ini.
Sebagai kaum perempuan, kita juga terpanggil untuk terus menyaksikan tentang Yesus Kristus yang sudah bangkit karena kaum perempuan memiliki peran penting dalam karya keselamatan.
Saksikanlah tentang Yesus Kristus yang sudah bangkit dalam kehidupan keluarga kita, jemaat dan masyarakat di
manapun kita ada. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
Pertanyaan untuk Diskusi:
1. Apa makna firman Tuhan dalam Matius 28:1-10 dalam sorotan tema: la telah bangkit dari antara orang mati?
2. Bagaimana seharusnya WKI memaknai perayaan Paskah dalam kehidupan keluarga, gereja dan masyarakat?
Sumber: Komisi W/KI Sinode GMIM edisi April-Mei 2026