Aksi Heroik Berujung Duka, Agus Suarsa Tewas Terseret Ombak Usai Selamatkan Teman
muh radlis April 07, 2026 04:11 PM

 

TRIBUNJATENG.COM - Tragedi di pesisir Gianyar, Bali, berakhir duka. Seorang pria bernama Agus Suarsa Dharma (27) yang sebelumnya dilaporkan terseret arus di Pantai Purnama, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (6/4/2026) malam.

Korban ditemukan sekitar pukul 20.10 Wita di pinggir Pantai Saba, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, setelah pencarian intensif oleh tim SAR gabungan bersama keluarga dan masyarakat setempat.

Proses pencarian dilakukan sejak korban dilaporkan hilang pada Minggu (5/4/2026).

Tim SAR menyisir perairan menggunakan rigid inflatable boat (RIB) serta melakukan pencarian darat di sepanjang garis pantai.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR, I Wayan Juni Antara, menjelaskan bahwa jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga yang turut membantu pencarian.

"Saksi melihat sesosok tubuh laki-laki di pinggir pantai. Jenazah tersebut terkonfirmasi merupakan warga Banjar Telabah, Desa Sukawati, Gianyar yang terseret arus di Pantai Purnama,' jelas dia, Selasa (7/4/2026).

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia.

Baca juga: Sabu 11 Kg Sabu Bergambar Tikus Siap Edar untuk Pekerja Tambang, Nilai Total Rp20 M

 

Kronologi: Selamatkan Teman, Justru Terseret Ombak

Peristiwa tragis ini bermula saat Agus bersama rekannya tengah melakukan aktivitas di Pantai Purnama dalam rangka prosesi Banyu Pinaruh, sehari setelah Hari Raya Saraswati.

Sekitar pukul 07.30 Wita, ombak besar datang dan menyeret salah satu temannya, Kadek Raditya (18).

Melihat kejadian tersebut, Agus langsung berusaha menolong.

"Tak berselang lama, kemudian ombak besar datang, Kadek Raditya tergulung ombak dan hanyut," ungkap Juni Antara.

Upaya penyelamatan itu berhasil, namun nahas, gelombang besar berikutnya justru menyeret Agus hingga tenggelam.

Laporan kejadian diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sekitar pukul 08.00 Wita.

Tim rescue langsung diterjunkan ke lokasi dengan perlengkapan SAR laut.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI AL, Polairud Polres Gianyar, BPBD, Balawista, hingga relawan dan keluarga korban.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan sehari kemudian, meski dalam kondisi tidak bernyawa.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.