Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah pemuda mengamuk secara membabi buta di Coffee Pourvis, Jalan Pinang Putih Puncak, Kelurahan Hative Kecil, Kota Ambon, Rabu (1/4/2026) lalu.
Aksi brutal yang terjadi sekitar pukul 03.14 dini hari WIT, terekam melalui CCTV Coffee Shop yang identik dengan tempat tongkrongan anak skena itu.
Video itu kemudian disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial.
Dalam video tersebut, tampak sekitar 10 pemuda mendatangi Coffee Pourvis dan sempat menanyakan nama seseorang.
Pertanyaan itu kemudian langsung direspon oleh salah seorang karyawan yang mengaku bahwa nama yang disebutkan tidak berada disini.
Baca juga: Curhatan Haji Hartini: Bukan Pemilik Sianida Tapi Diperas Polisi, Terpaksa Bayar Agar Uang Diganti
Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Hartini Dikriminalisasi, Pembeli Sianida Sebenarnya Haji Komar dan Bripka Eric
Tak berlangsung lama, para pemuda itu langsung masuk ke dalam kafe dan memukul beberapa orang yang saat itu tengah duduk bersantai serta beberapa lainnya yang masih sibuk bekerja di area kafe.
Aksi pengrusakan fasilitas kafe juga terekam jelas: kursi dan meja dibanting.
Atas kejadian itu, Owner Coffee Pourvis, Farhan Attamimy mengaku telah melaporkan kejadian itu ke SPKT Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease.
“Saya sudah melaporkan kejadian itu ke SPKT Polresta Ambon. Saya juga sudah dimintai keterangan,” kata Attamimy saat ditemui TribunAmbon.com di Coffee Pourvis, Selasa (7/4/2026).
Attamimy bahkan mengaku mengenali salah satu pelaku yang merupakan anak dari kerabatnya sendiri.
“Iya saya kenal, ada yang tinggal di Batu Merah, ada yang tinggal di bagian belakang kafe. Jadi awalnya saya buat pengaduan supaya mereka bikin pernyataan, tapi karena mereka tidak hadir jadi saya sudah buat laporan resmi,” tandasnya.(*)