Harga Plastik Melonjak, Pedagang Plastik di Bagansiapiapi Mengeluh Stok Terbatas dan Omzet Turun
Firmauli Sihaloho April 07, 2026 08:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, ROHIL - Harga plastik di Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melonjak drastis.

Kondisi ini membuat pedagang plastik mengeluh. Pasalnya akibat kenaikan harga plastik, omset pedagang plastik juga menurun drastis.

Berdasarkan wawancara dengan salah satu pedagang plastik di Bagansiapiapi, Ken mengaku harga plastik sudah mengalami kenaikan semenjak tiga minggu belakangan.

Bahkan kenaikan harga sudah mencapai 100 persen. 

"Biasanya plastik untuk tepung kita jual seharga Rp 25 ribu per kemasan, sekarang sudah naik jadi Rp 50 ribu. Kalau ditempat lain mungkin sudah dijual Rp 55 ribu," ujar Ken kepada Tribunpekanbaru.com.

Dampak kenaikan harga plastik membuat omsetnya juga menurun.

Ia mengungkapkan biasanya, konsumen membeli plastik dalam satu kemasan satu kilogram. 

Namun karena harga naik, para konsumen hanya mampu membeli setengah kilogram saja.

"Kalau dulu omzet penjualan kita satu hari bisa sampai Rp 5 juta, sekarang paling hanya Rp 1,5 juta," ujarnya.

Baca juga: WFH Dianggap Mengganggu Pelayanan Publik, Politisi PDI Perjuangan Sebut Tak Efektif Hemat Energi

Baca juga: Harga Plastik Kian Menggila, Pengusaha Laundry di Kampar Terpaksa Naikkan Tarif

Selain itu, stok plastik juga terbatas.

Seperti yang diungkapkannya, dalam satu pemesanan ke pabrik biasanya ia memesan plastik hingga 500 kilogram, namun saat ini dibatasi hanya 100 kilogram.

"Biasanya saya bisa beli sampai 500 kilogram, sekarang yang datang paling hanya 100 kilogram. Terus kita harus bayar cash di depan," tuturnya.

Karena kondisi itu, Ken mengaku kebingungan mempertahankan usaha. Ia sempat berniat menutup usahanya.

"Saya bingung, sempat mau menutup usaha saya tapi nanti konsumen kesulitan mencari plastik kalau saya tutup," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.