Buntut Foto AI di JAKI, Kevin Wu Desak Evaluasi Tak Hanya PPSU: Dishub dan Satpol PP Juga
Satrio Sarwo Trengginas April 07, 2026 09:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, angkat bicara terkait sanksi Surat Peringatan (SP 1) yang diberikan kepada petugas PPSU karena menggunakan teknologi AI untuk memalsukan laporan tindak lanjut aduan warga.

Menurut Kevin, pemberian sanksi kepada petugas PPSU di Jakarta Timur tersebut tidaklah cukup. 

Ia menilai ada akar masalah yang lebih besar, yakni ketidaksesuaian tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di lapangan.

Kevin menyoroti aduan warga terkait parkir liar seharusnya menjadi ranah Satpol PP atau Dinas Perhubungan (Dishub), bukan dibebankan kepada petugas PPSU.

"Sedari awal, masalah parkir liar ini harusnya ditangani oleh petugas-petugas Satpol PP atau Dishub. Dan bukan oleh petugas PPSU yang punya tugas-tugas lainnya. Jadi, tidak bisa masalah ini berhenti di situ saja," ujar Kevin menanggapi kasus tersebut, Selasa (7/4/2026).

Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mendesak Pemprov DKI untuk melakukan evaluasi menyeluruh, tidak hanya kepada oknum petugas, tetapi juga instansi terkait.

"Harus dilakukan evaluasi yang menyeluruh juga terhadap unit Satpol PP dan Dishub di wilayah terkait. 

Kemudian juga bagaimana dengan pertanggungjawaban pihak kelurahan. Ini jangan dianggap enteng karena telah dengan nyata merusak kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik kita," sambungnya.

Kegagalan Sistemik dan 'Kambing Hitam'

Kevin menekankan bahwa insiden penggunaan foto AI di aplikasi JAKI tersebut merupakan cerminan dari kegagalan sistemik. 

Ia meminta Pemprov DKI tidak sekadar mencari "kambing hitam" untuk menutupi celah pengawasan.

"Permasalahan ini sistemik. Dengan perkara ini ditindaklanjuti bukan oleh dinas-dinas yang berwenang saja menunjukkan kalau ada sesuatu yang salah," tegas Kevin.

Ia juga menyentil sulitnya memberantas parkir liar di Jakarta yang seolah tidak pernah usai karena penanganan yang tidak serius.

Mentalitas Curang di Lapangan

Lebih lanjut, Kevin mengungkapkan temuan mengejutkan mengenai perilaku oknum petugas di lapangan. 

Ia mendapat laporan adanya praktik "geser parkir" demi formalitas laporan foto di aplikasi.

"Saya bahkan dapat laporan kalau ada petugas-petugas di lapangan yang hanya memindahkan kendaraan yang parkir liar untuk sementara waktu, kemudian difoto, terus kendaraan-kendaraan tersebut dikembalikan lagi ke tempatnya yang semula," ungkapnya.

Baginya, penggunaan foto AI adalah puncak dari mentalitas curang yang harus segera dibenahi.

"Ini mentalitas curang, tidak heran kemudian ada kejadian seperti kemarin. 

Sistem dan perilaku para petugas di lapangan, juga pihak kelurahan yang menerima laporan dari warga harus diperbaiki ke depannya," kata Kevin.

Berita terkait

  • Baca juga: Foto AI Aduan JAKI, Pramono Anung Minta Sanksi Tegas Tidak Hanya Diberikan ke Petugas PPSU
  • Baca juga: Diperiksa Inspektorat Buntut Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Dinonaktifkan Sementara
  • Baca juga: Buntut Panjang Perkara Foto JAKI Pakai AI, Lurah Kalisari Dinonaktifkan Setelah PPSU Disanksi SP 1

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.