Tren Anak Muda Banjarbaru Berkarier di Luar Negeri, Hendra Bekerja di Dua Bidang di Jepang
Budi Arif Rahman Hakim April 07, 2026 11:52 PM


BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Peluang warga Banjarbaru untuk berkarier di negara maju kini semakin terbuka. Terbaru, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melepas sejumlah Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kota Banjarbaru ke negara Jepang. 

Salah satunya Hendra, yang sebelumnya telah menjalani pelatihan sebelum akhirnya berangkat ke Jepang pada tanggal 8 April 2026. Pelatihan yang ia lakukan seperti kemampuan bahasa Jepang yang menjadi syarat wajib.

Di Jepang, ia nantinya akan bekerja di dua bidang, yaitu pertanian dan restoran dengan kontrak kerja di awal selama 1 tahun. 

Hendra mengaku termotivasi dengan kedisiplinan orang Jepang. Hal itulah yang mendorong ia bertekad untuk bekerja di sana.

“Karena di sana sangat disiplin dan kebetulan saya suka kedisiplinan, jadi saya ingin meniru kedisiplinan itu,” katanya.

Kabid Pelatihan Kerja dan Penempatan Kerja Diskopomker Banjarbaru, Dzoilhida Rahmah Astuti, mengatakan, pelepasan ini bukanlah yang pertama, sebelumnya juga pernah dua kali khusus untuk program pemagangan.

Ia juga menyebut bahwa tren ketertarikan anak muda bekerja ke luar negeri semakin meningkat. 

Hal itu salah satunya dipengaruhi oleh konten di medsos dan gaji bekerja di sana yang menjanjikan.

“Rata-rata anak muda, mungkin karena trennya melihat di YouTube juga ramai, dan mereka tahu penghasilan atau pendapatan bekerja di Jepang itu lumayan, lumayan besar ya dibandingkan kita di Kota Banjarbaru. Anak-anak di Kota Banjarbaru ini antusias,” sebutnya. 

Baca juga: Kamar Hunian Lapas Narkotika Karang Intan Banjar Digeledah, Petugas Sita Dua Senjata Rakitan 

Baca juga: Narkoba Senilai Rp 4,4 Miliar Dimusnahkan, Polresta Banjarmasin Selamatkan 36.530 jiwa

Baca juga: Halte di Jalan A Yani Km 4,5 Banjarmasin Rusak Parah, Warga Terpaksa Duduk di Kursi Taman

Belum lama tadi, pihaknya disebut telah membuka 40 kuota untuk pelatihan bahasa dan direspons antusias oleh pemuda di Banjarbaru 

“Dan untuk itu kan itu salah satu ya dasar, dan LPP Enter sendiri setiap tahunnya selalu juga membuka pelatihan Bahasa Jepang secara mandiri. Dan kita mendukung karena LPP Enter ini salah satu LPK kota di Banjarbaru,” ujar Dzoilhida.

Pemerintah Kota Banjarbaru juga beberapa tahun lalu disebut sudah melaksanakan pelatihan Bahasa Jepang. Sebab persyaratan bekerja di Jepang salah satunya adalah bahasa dan harus lulus keahlian bahasa JLPT. 

“Dan bentuk dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru adalah memberi pembekalan bahasa, bahasa Jepang,” sebutnya.

Di sisi lain, pengelola Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Enter Banjarbaru, Sigit Hariyanto, mengatakan, LPP Enter akan menandatangani MOU dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran untuk mendukung program pelatihan vokasi bagi tenaga kerja luar negeri.

Menurutnya, Jepang menawarkan sekitar 15 sektor pekerjaan  seperti pertanian, manufaktur, perikanan dan lain-lain. Sementara, di Eropa banyak dibutuhkan tenaga di bidang perhotelan, perawat lansia, serta tenaga ahli seperti welder dan engineer. (Banjarmasinpost.co.id/rizki fadillah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.