TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nama Rachel Vennya kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap sejumlah hal mengejutkan terkait mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin.
Dalam pernyataannya, Rachel Vennya menyinggung soal dugaan kelalaian dalam memenuhi kewajiban nafkah bulanan anak yang seharusnya diberikan secara rutin.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti adanya rencana penjualan rumah secara diam-diam yang diduga dilakukan tanpa sepengetahuannya.
Pengakuan tersebut sontak memicu perhatian luas dari warganet dan menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.
Banyak pihak mempertanyakan kebenaran di balik tudingan tersebut serta bagaimana duduk perkara sebenarnya.
Isu ini pun semakin memanas karena melibatkan hubungan pribadi yang sebelumnya telah berakhir melalui perceraian.
Publik kini menunggu klarifikasi dari pihak terkait untuk memberikan penjelasan yang lebih transparan.
Sementara itu, pernyataan Rachel terus menjadi sorotan dan menambah panjang daftar kontroversi yang melibatkan keduanya.
Baca juga: KPK Bongkar Alasan soal Ridwan Kamil Belum Dipanggil Lagi Terkait Dugaan Korupsi, Fakta Asli Terkuak
Seperti diketahui, Rachel Vennya membongkar tabiat mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin terkait tanggung jawab nafkah anak yang selama ini tidak terpenuhi setelah keduanya bercerai.
Masalah ini bermula dari sengketa rumah yang awalnya diperuntukkan bagi anak sulung mereka.
Rachel tak segan membongkar sejumlah fakta mengejutkan terkait tanggung jawab Okin pasca-cerai.
Ia menyebut Okin telah lalai dalam memberikan nafkah bulanan untuk kedua anak mereka.
Awalnya, terdapat perjanjian verbal antara Rachel dan Okin mengenai aset properti tersebut.
Okin mengaku tidak sanggup membayar nafkah anak sebesar Rp50 juta per bulan.
Sebagai gantinya, Okin memberikan rumah yang masih dalam tahap KPR kepada Rachel.
Rumah tersebut disepakati sebagai pengganti nafkah yang seharusnya dibayarkan.
Okin hanya berkomitmen untuk melunasi cicilan KPR rumah tersebut secara rutin.
Namun, Rachel mendapati fakta bahwa Okin berniat menjual rumah itu secara diam-diam.
Padahal, Rachel sudah merenovasi rumah tersebut dengan biaya mencapai ratusan juta rupiah.
"Pas dateng ke rumah udah bobrok pas dia pakai, akhirnya kita renov buat adek-adek," ungkap Rachel.
Kini, adik-adik Rachel sudah menempati rumah tersebut untuk tempat tinggal mereka.
Rachel merasa sangat murka karena pihak calon pembeli tiba-tiba datang untuk mengukur rumah.
Kejadian ini terjadi tanpa ada pembicaraan atau izin terlebih dahulu dari pihak Okin.
"Orang yang gue pikir bakal jadi sahabat gue turn into nightmare," tegas selegram tersebut.
Kuasa hukum Rachel, Sangun Ragahdo, menegaskan kliennya hanya memperjuangkan hak anak.
"Rachel hanya ingin keadilan, haknya di sini yang diperjuangkan untuk anak-anaknya," ujar Ragahdo.
Ia juga membongkar bahwa Okin belum membayar nafkah mut'ah senilai Rp1 miliar sejak 2021.
Hingga saat ini, kewajiban yang telah disepakati tersebut belum pernah ditunaikan oleh Okin.
"Ada nafkah mut'ah yang tidak dibayar, ini kesepakatan sejak 2021 itu senilai Rp1 miliar," bebernya.
Ragahdo melihat adanya potensi unsur pidana dalam tindakan yang dilakukan oleh Okin.
Pihak Rachel kini tengah mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum secara resmi.
"Potensi-potensi pidana nih sebetulnya ada, nanti kita lihat apakah akan dilakukan upaya laporan polisi," tutupnya.
(TribunNewsmaker.com/TribunnewsBogor.com)