Sekolah Terdampak Tol Jogja–Solo, SD Nglarang Pindah ke Lahan Baru Seluas 4.800 m²
Iwan Al Khasni April 08, 2026 07:14 AM

 

 

Sleman Tribunjogja.com - Rencana relokasi SD Negeri Nglarang yang terdampak proyek pembangunan jalan tol Jogja–Solo paket 2.2 kini memasuki tahap akhir. 

Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan bahwa persiapan lahan baru untuk sekolah tersebut hampir rampung, seiring dengan jadwal pembongkaran gedung lama yang sudah ditentukan. 

Relokasi ini menjadi perhatian besar masyarakat, mengingat sekolah merupakan pusat pendidikan dan aktivitas anak-anak di Dusun Nglarang.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Agung Armawanta, menjelaskan bahwa lokasi baru tetap berada di dusun yang sama, sehingga tidak akan memutus keterikatan sosial maupun budaya warga dengan sekolah. 

Lahan seluas 4.800 meter persegi telah disiapkan di sisi utara jalur tol. Namun, kondisi tanah masih memerlukan pengurukan agar layak dijadikan fondasi bangunan. 

“Total luasannya adalah 4.800-an meter persegi. Masih satu dusun dengan sekolah lama, hanya bergeser ke utara jalan tol. Kondisinya perlu uruk, dan sekarang sedang diusahakan,” ujar Agung.

Untuk pembangunan fisik gedung, dana sebesar Rp 3,1 miliar telah dialokasikan oleh Jasa Marga. Anggaran ini merupakan hasil appraisal dari nilai bangunan lama. 

Gedung baru nantinya akan dilengkapi dengan ruang kelas, ruang guru, UKS, ruang TIK, serta toilet. 

Tidak hanya itu, Bupati Sleman juga memberi sinyal dukungan tambahan jika diperlukan fasilitas lain, seperti musala. Meski demikian, detail anggaran tambahan masih menunggu keputusan lebih lanjut.

Agung menekankan bahwa tahap perencanaan siteplan dan desain bangunan sedang diselesaikan. Pemerintah desa pun diharapkan ikut berperan aktif dalam kelancaran relokasi ini. “Pak Bupati komit, bahkan pihak desa pun diharapkan bisa ikut berperan,” tambahnya. 

TOL JOGJA SOLO: Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 di Ring Road Utara.
TOL JOGJA SOLO: Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 di Ring Road Utara. (Tribunjogja.com/Istimewa)

• Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun di Ringroad Sleman

Hal ini menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak Nglarang.

Sementara itu, pembongkaran gedung lama dijadwalkan berlangsung mulai 24 April hingga 5 Mei. 

Agung mengingatkan agar proses tersebut dilakukan dengan hati-hati, terutama agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. 

“Kami sudah mengingatkan sejak awal agar hati-hati. Jangan sampai pembongkaran dilakukan sembarangan dan mengganggu jam belajar. Itu sudah disepakati,” tegasnya. Dengan demikian, meski gedung lama akan dibongkar, kegiatan belajar tetap berjalan di lokasi lama hingga bangunan baru selesai.

Relokasi ini diharapkan rampung dalam tahun yang sama, sehingga anak-anak tidak terlalu lama menunggu fasilitas baru. Pemerintah berkomitmen agar transisi berjalan lancar, tanpa mengorbankan kualitas pendidikan. 

Relokasi sekolah akibat pembangunan infrastruktur memang sering menimbulkan dilema, tetapi dalam kasus ini, pemerintah berusaha memastikan bahwa hak anak-anak untuk belajar tetap terjaga. (rif) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.