Detik-detik Kecelakaan Beruntun di Wonosobo, Kondisi Kacau Sejumlah Korban Tergeletak
Reny Fitriani April 08, 2026 01:19 PM

Tribunlampung.co.id, Wonosobo - Detik-detik kecelakaan beruntun di jalur Parakan-Kertek, tepatnya di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Rabu (8/4/2026) pagi. 

Warga Dalangan Kertek, Slamet, selaku saksi mengaku melihat tanda-tanda kejanggalan pada truk Hino yang diduga blong sebelum kecelakaan maut terjadi.

Saat itu dirinya sedang bersepeda dari arah bawah menuju atas (Kertek-Parakan) sekitar pukul 06.00 WIB.

Lalu saat melintas di sekitar SPBU Candimulyo, ia melihat sebuah truk dalam kondisi tidak normal.

“Saya naik sepeda dari bawah ke atas, sampai di SPBU saya lihat truk sudah kemebul (berasap),” ujar Slamet.

Baca Juga Bus Restu Terguling di Tol Jombang-Mojokerto, 1 Tewas Belasan Luka-luka

Dirinya sempat berpapasan langsung dengan kendaraan tersebut.

Dari situ lah, Slamet menduga truk mengalami gangguan, khususnya pada sistem pengereman.

“Iya, papasan sama truk yang blong itu,” ucapnya.

Ia mengaku memiliki firasat buruk melihat kondisi kendaraan yang mengeluarkan asap putih.

“Saya sudah ada mengira, feeling ini blong, tinggal di mana saja blongnya. Soalnya biasanya suka gitu, kebiasaannya blong karena sudah kemebul putih,” paparnya.

Tak berselang lama, kecelakaan pun terjadi di jalur yang tidak jauh dari posisinya saat itu.

Saat tiba di lokasi kejadian, Slamet menyebut kondisi sudah kacau dengan sejumlah korban tergeletak.

“Nah saya mbalik ngikutin truk itu dan benar kejadian di lokasi sudah kayak gini,” ujarnya sambil menunjuk lokasi.

Ia melihat langsung beberapa korban dalam kondisi mengenaskan, termasuk yang terjepit dan terlempar dari kendaraan.

“Di lokasi ada darah. Yang di truk dump terjepit kakinya, terus yang sopir di truk besar sudah jatuh di selokan,” paparnya.

Slamet juga sempat mengira salah satu korban yang berada di selokan telah meninggal dunia karena tidak bergerak.

“Yang di selokan pas itu diam saja, takkira sudah meninggal,” ujarnya.

Namun, setelah beberapa saat, korban tersebut ternyata masih hidup dan meminta pertolongan warga.

"Terus sebentar saya muter-muter, tapi pas saya cek lagi dia bergerak, minta tolong, terus ditolong warga,” kata Slamet.

Ia menambahkan, kondisi lalu lintas saat kejadian cukup ramai kendaraan.

“Kondisinya lalu lintas ramai saat kejadian,” tuturnya.

1 Tewas 4 Luka-luka

Satu orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan beruntun di Jalur Parakan-Kertek, tepatnya di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Rabu (8/4/2026) pagi.

Selain korban tewas, kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan ini juga sebabkan empat orang mengalami luka-luka.

Kecelakaan ini dipicu oleh truk muatan batu kapur yang oleng.

Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni, satu unit truk dump Hino bernomor polisi B-9587-XX, satu unit truk dump Canter AA-8218-OF, satu unit truk bak kayu Canter Z-8317-YD, satu unit pick up APV G-1762-YD, serta satu unit sepeda motor Yamaha Vega AA-5206-BP.

Petugas kepolisian bersama tim terkait terlihat mengevakuasi korban dan mengatur lalu lintas.

Proses pengangkutan badan truk yang mengalami kerusakan berat masih akan dilakukan secara bertahap.

Di sekitar lokasi, terlihat bekas darah di jalan yang kemudian ditutup dengan pasir oleh petugas guna menjaga keselamatan pengguna jalan lain.

Sejumlah kendaraan yang terlibat tampak mengalami kerusakan parah, terutama di bagian depan hingga ringsek.

Bahkan, salah satu bagian kendaraan pikap terlihat terlepas akibat kerasnya benturan.

Kerasnya tabrakan juga menyebabkan kondisi kendaraan tidak lagi utuh dan berserakan di badan jalan, termasuk muautan kayu yang berserakan.

Kasatlantas Polres Wonosobo, AKP Seno Hartanto mengatakan bahwa, kecelakaan bermula saat sebuah truk dump Hino bernomor polisi B-9587-XX melaju dari arah Temanggung atau Parakan menuju Wonosobo.

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga tidak mampu menguasai kendaraan sehingga oleng ke kanan.

"Kendaraan truk Hino ini mengangkut muatan batu kapur yang akan didistribusikan ke sekolah rakyat," ucapnya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk dump Canter AA-8218-OF, truk bak kayu Canter Z-8317-YD, pick up APV bernomor polisi G-1762-YD, dan sepeda motor Yamaha Vega AA-5206-BP.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari dan mengakibatkan kecelakaan beruntun.

Akibat kejadian tersebut, satu orang pengemudi truk bak kayu Canter dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Berdasarkan penyidikan sementara, korban pengemudi truk bermuatan kayu yang dari arah Wonosobo ini meninggal," ujarnya.

Sementara itu, empat korban lainnya mengalami luka-luka telah dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.

Seluruh korban luka telah mendapatkan perawatan di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo.

Seluruh identitas pengemudi masih dalam proses penyelidikan.

Kecelakaan ini sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat dari kedua arah, baik dari Parakan menuju Kertek maupun sebaliknya.

Antrean kendaraan sempat mengular di sekitar lokasi kejadian.

Namun, setelah proses evakuasi awal dan pembersihan jalan dilakukan, arus lalu lintas berangsur-angsur kembali normal. 

Sumber: TribunJateng.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.