Setelah Lima Hari Pencarian, Bocah 4 Tahun Ditemukan di Dasar Sungai Kuantan
Firmauli Sihaloho April 08, 2026 02:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM,KUANSING - Setelah lima hari pencarian intensif, Rayen, bocah laki-laki berusia 4 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), akhirnya ditemukan pada Rabu (8/4/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB di dasar Sungai Kuantan dalam kondisi meninggal dunia.

Penemuan ini mengakhiri upaya pencarian panjang yang dilakukan oleh tim gabungan sejak beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kuansing, Yulizar, mengungkapkan bahwa jasad Rayen ditemukan tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan hilang.

Menurut Yulizar, tubuh korban ditemukan sejauh sekitar satu kilometer dari titik terakhir ia terlihat sebelum dinyatakan hilang.

“Padahal di hari ketiga pencarian, tim telah menyusuri Sungai Kuantan hingga ke Peranap,” ujar Yulizar.

Ia menjelaskan, kondisi arus sungai yang deras serta tingginya debit air sempat membuat tim memperkirakan korban telah terbawa arus lebih jauh.

Dengan kondisi tersebut, BPBD Kuansing bahkan memprediksi tubuh korban bisa saja hanyut hingga ke wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

“Dengan kecepatan arus dan tingginya debit air Sungai Kuantan, kami sempat memperkirakan korban sudah hanyut ke Inhu,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, BPBD Kuansing juga melakukan koordinasi lintas daerah dengan BPBD Inhu dalam proses pencarian.

“Untuk mempercepat penemuan korban, kami telah berkoordinasi dengan BPBD Inhu. Ternyata tubuh korban tak jauh dari lokasi terakhir ia dilaporkan hilang,” ungkap Yulizar.

Meski demikian, upaya pencarian terus dilakukan secara maksimal hingga akhirnya korban berhasil ditemukan oleh tim di hari kelima.

Atas kejadian ini, Yulizar mengimbau masyarakat, khususnya warga Kuansing, untuk lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas di bantaran Sungai Kuantan.

“Saat ini debit air dan arus Sungai Kuantan meningkat dari biasanya. Kami mengimbau warga untuk tidak beraktivitas di bantaran sungai demi keselamatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, seorang anak bernama Rayen (4) dilaporkan diduga hanyut di Sungai Batang Kuantan pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi saat korban bermain di tepi sungai bersama teman-temannya.

Berdasarkan keterangan saksi, korban masih berada di lokasi seorang diri setelah teman-temannya pulang.

Saksi R (13) dan Z (13) sempat menyuruh korban pulang karena debit air Sungai Kuantan meningkat.

Saat kejadian, N, ibu korban sedang mengikuti wirid bulanan.

Ia baru mengetahui anaknya hilang setelah R tak pulang-pulang dan hanya menemukan sendal serta alat bermain milik putranya di tepi sungai.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.