Manokwari (ANTARA) - Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) memperluas kerja sama pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan SMA Taruna Kasuari Nusantara yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka di Manokwari, Rabu, mengatakan kerja sama tersebut bertujuan mempermudah akses pendidikan jenjang menengah bagi generasi muda Suku Amungme dan Kamoro agar semakin berkualitas.

“Soal kuota nanti kami menyesuaikan dengan kebutuhan. Tidak mungkin anak-anak Papua Tengah ambil semua, harus bagi-bagi dengan Papua Barat,” ujarnya.

Menurut dia, SMA Taruna Kasuari Nusantara merupakan salah satu sekolah unggulan di Papua Barat yang tidak hanya mengedepankan pada mutu akademik, melainkan pembentukan mental dan karakter setiap peserta didik.

Hal itu berdampak positif terhadap kualitas SDM Suku Amungme dan Kamoro yang memiliki daya saing dalam menghadapi perkembangan global serta tantangan dunia kerja, termasuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

“Harapan kami, lulusan SMA Taruna Kasuari bisa tembus ke Akpol, Akmil, IPDN, dan lainnya. Setiap tahun kami beri beasiswa 4.000 anak, jadi kami mau sekolah yang lebih spesifik,” ucapnya.

YPMAK, kata dia, terus memantau perkembangan peserta didik setiap tahun di seluruh sekolah yang telah menjalin kerja sama guna memastikan peningkatan kualitas pendidikan berjalan optimal sesuai ekspektasi.

YPMAK juga telah mengubah kebijakan perluasan kerja sama dengan sekolah unggulan di seluruh Tanah Papua dalam merealisasikan komitmen pengembangan kualitas SDM generasi muda Suku Amungme dan Kamoro.

“Sebelumnya kami kerja sama dengan sekolah-sekolah di luar Tanah Papua, tapi sejak tahun ini kami fokus ke sekolah unggulan di Tanah Papua. Untuk Papua Barat, sudah ada tiga SMA,” ucap Leonardus.

Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat Barnabas Dowansiba menilai penandatanganan kerja sama antara YPMAK dengan SMA Taruna Kasuari Nusantara merupakan momentum bersejarah yang mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun Tanah Papua.

YPMAK terbukti menjadi mitra strategis pemerintah daerah yang paling konsisten mendukung pemberdayaan masyarakat adat Papua melalui program pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi mandiri berbasis kearifan lokal.

“Pemerintah Provinsi Papua Barat mengapresiasi atas dedikasi dan kerja sama yang hari ini sudah terlaksana,” ucap Barnabas.

Dalam kesempatan itu, YPMAK menyerahkan bantuan satu unit kendaraan roda empat untuk menunjang kegiatan operasional SMA Taruna Kasuari Nusantara guna mewujudkan generasi muda asli Papua yang cerdas, disiplin, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

YPMAK merupakan lembaga nirlaba pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan Suku Amungme, Kamoro, dan lima suku kekerabatan lainnya di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.