PLN UID Sulselrabar Pastikan Pasokan Listrik Aman Hadapi WFH, PJJ, hingga Godzilla El Nino
Sakinah Sudin April 08, 2026 06:07 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT PLN (Persero) mendukung berbagai kebijakan terbaru yang diterapkan pemerintah, utamanya dalam efisiensi energi di tengah dinamika global yang masih memanas.

Mulai dari kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi mahasiswa semester lima ke atas dan pascasarjana.

WFH ASN sendiri merupakan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong pola kerja fleksibel satu hari dalam sepekan.

Di Sulawesi Selatan (Sulsel), kebijakan WFH ASN berlaku setiap Jumat.

Sementara itu, kebijakan PJJ berdasar pada Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Nomor 2 Tahun 2026.

Surat edaran tentang Penyesuaian Pola Kerja di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan Penyesuaian Penyelenggaraan Akademik di Perguruan Tinggi.

PJJ untuk mahasiswa semester lima ke atas serta pascasarjana, dengan mempertimbangkan substansi materi mata kuliah, capaian pembelajaran, dan efektivitas proses pembelajaran.

Kedua kebijakan ini membuat banyak orang untuk tinggal lebih lama dan memanfaatkan banyak listrik di rumahnya.

Untuk menyukseskan kebijakan itu, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), menjamin kesiapan pasokan listrik.

“Kita support kebijakan pemerintah (WFH dan PJJ),” kata General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, saat menerima kunjungan tim Tribun Timur di lantai 2 Kantor PLN UID Sulselrabar, Rabu (8/4/2026).

Lokasinya di Jalan Hertasning, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Edyansyah didampingi Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PLN UID Sulselrabar Ambo Tuwo, dan Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar Ahmad Amirul Syarif.

Sementara dari Tribun Timur hadir Pemimpin Redaksi Tribun Timur Thamzil Thahir, Manajer Iklan Dedy Pakiding, serta tim bisnis Arfa Kamarullah dan Aven.

Edyansyah memastikan pasokan listrik di UID Sulselrabar surplus, sehingga bisa menyukseskan kebijakan WFH dan PJJ.

Pasokan listrik itu juga dinilai cukup untuk menghadapi ‘Godzilla El Nino’.

Godzilla El Nino sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan fenomena El Nino dengan kekuatan yang jauh lebih besar dari biasanya.

“Kita masih punya cadangan cukup,” kata Edyansyah.

Dukung Tumbuhnya Ekosistem EV

PLN UID Sulselrabar juga berkomitmen mendukung tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik dengan terus menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan pihaknya berkomitmen membangun ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

“Kita mensupport program pemerintah, alangkah baiknya agar bisa migrasi mobil listrik,” katanya.

Hingga 1 April 2026, PLN mengoperasikan 74  SPKLU yang tersebar di 54 lokasi di Sulselrabar.

Sementara itu Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar Ahmad Amirul Syarif mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan layanan pengisian kendaraan listrik di wilayah Sulselrabar. 

“PLN UID Sulselrabar memastikan seluruh SPKLU beroperasi optimal, aman, dan andal untuk mendukung mobilitas pengguna kendaraan listrik, baik untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh,” kata Ahmad Amirul. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.