TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Duel tim lawas mewarnai pekan ke-27 Super League musim 2025/2026.
PSIM Yogyakarta akan menjamu PSM Makassar di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (10/4/2026) pukul 16.30 Wita.
PSM Makassar salah satu klub tertua di Indonesia.
Berdiri 2 November 1915, usianya telah menginjak 110 tahun.
Namun, tim Juku Eja di musim ini tampil inkonsisten.
Jika musim-musim sebelumnya bersaing di papan atas, kini tertahan di papan bawah.
Baca juga: Waspadai Trisula PSIM Yogyakarta! Misi PSM Makassar Menjauh dari Zona Degradasi
PSM Makassar sudah tujuh pekan tak beranjak dari peringkat 13, poinnya 25.
Tim besutan Ahmad Amiruddin ini dalam tekanan, karema masih berjuang menjauhi zona degradasi.
PSM Makassar bermodalkan hasil imbang 1-1 dari Persis Solo melawat ke markas PSIM Jogja.
Mereka datang ke Sleman dengan misi kemenangan.
Sementara PSIM Jogja satu dari klub pendiri PSSI.
Laskar Mataram terbentuk 6 September 1929. Usianya, 97 tahun.
PSIM Jogja tampil lebih baik dari PSM Makassar.
Bahkan, tim besutan Jean Paul van Gastel ini tanpa tekanan berarti.
Posisinya di urutan delapan dengan 38 poin terbilang aman.
PSIM Jogja sulit mengejar selisih poin dengan pemuncak klasemen dengan 61 poin, beda 23 poin.
Jarak dengan klub zona degradasi Madura United pun terlampau jauh, 18 poin.
Situasi ini membuat pemain PSIM Jogja motivasinya mungkin menurun, karena tak ada target prestisius lagu.
Apalagi, Reva Adi Utama cs tersungkur 0-1 dari Dewa United di laga terakhir.
Menurunnya motivasi dan semangat bertarung PSIM Jogja ini perlu di maksimalkan PSM Makassar meraih tiga poin.
Pengamat Sepak Bola Assegaf Razak menyebut, tuan rumah PSIM Jogja tampil tanpa beban.
Ia pun prediksi mereka tak akan tampil terlalu ngotot.
Meski begitu, PSM Makassar tak boleh mengikuti irama tersebut.
Motivasi berlipat gandang harus ditunjukkan PSM Makassar.
"PSIM Jogja kalau kalah tak ada masalah, mereka masih safety. PSM Makassar ini harus kerja ekstra demi menjauhi zona merah," katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Rabu (8/4/2026).
Ia pun optimis PSM Makassar dapat mengalahkan PSIM Jogja.
Pasalnya, materi pemainnya sangat bagus. Sisa mentalitasnya saja.
Ketika memimpin lebih dulu, bagaimana caranya menambah keunggulan atau sekadar mempertahankan.
"Kita bisa menang, materi pemain kita bagus kok," sebutnya.
Suporter PSM Makassar Mahdi menilai Yuran Fernandes cs perlu mengatur manajemen bertanding lawan PSIM Jogja.
Misalnya, 15 menit awal PSM Makassar main bertahan. Di 15 menit kedua, mereka keluar menyerang.
Termasuk, melihat waktu tepat untuk meningkatkan intensitas pertandingan.
Ketika lawan Persis Solo, manajemen bertanding tak terlihat dan intensitasnya datar terus.
"Semoga tim pelatih bisa mengatur ini dengan baik," ucapnya. (*)