Dampak Konflik Israel-Amerika dan Iran, Harga Plastik Ikut Naik Emak-emak di Bali Pusing 
Aloisius H Manggol April 08, 2026 03:23 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Akibat gangguan pasokan bahan baku (nafta) dari Timur Tengah karena konflik geopolitik, harga plastik melonjak hingga 50-100 persen per April 2026.

Kenaikan harga plastik mulai dirasakan para pedagang pasar di Bali dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dipantau langsung oleh Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Bali yang mencatat lonjakan harga cukup signifikan.

Ketua DPW IKAPPI Bali, Sudadi Murtadho, menyebut kenaikan harga tersebut dipicu oleh ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku plastik impor. Akibatnya, ketika terjadi gejolak global, harga di dalam negeri ikut terdampak.

Baca juga: Periode Libur Nyepi-Idul Fitri 2026, Transaksi SPKLU di Bali Meningkat Hingga 9 Kali Lipat

"Kami pantau sudah cukup lama, pada saat memasuki bulan suci Ramadan harga plastik sudah mulai ada kenaikan. Puncaknya ini harganya yang kami sudah hitung kenaikannya mencapai 50 persen," jelasnya pada, Rabu 8 April 2026. 

Ia menjelaskan, lonjakan harga terlihat pada berbagai jenis plastik yang umum dipakai pedagang. Salah satunya plastik kresek yang sebelumnya dijual Rp10.000 per pack kini naik menjadi Rp15.000. Selain itu, ada juga jenis plastik lain yang mengalami kenaikan dari Rp20.000 menjadi Rp25.000 per pack.

Baca juga: 925 Penumpang Turun di Pelabuhan Benoa, Dukcapil Denpasar Gelar Sidak Kependudukan

"Memang ini risiko jika kita masih mengalami ketergantungan impor, sehingga dampak dari perang yang ada di Timur Tengah ini implikasi secara serius ke dalam negeri, sehingga kenaikannya akan terus terjadi. Kami pantau memang signifikan sekali harga plastik ini kenaikannya," imbuhnya.

 


Menurut Edo, para pedagang pasar yang sehari-hari menggunakan plastik untuk membungkus dagangan sudah mulai mengeluhkan kondisi tersebut. Kenaikan harga plastik dinilai bisa berdampak pada harga barang yang dijual kepada konsumen.

 


"Emak-emak yang menggunakan plastik untuk dagangannya tentu sudah teriak-teriak, ini akan membuat harga di pasaran juga berpotensi mengalami kenaikan," pungkasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.