Bupati Bone Bolango Ismet Mile Kukuhkan Pengurus Dasawisma se-Kecamatan Tapa Gorontalo
Fadri Kidjab April 08, 2026 03:42 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menghadiri langsung pengukuhan pengurus Dasawisma desa se-Kecamatan Tapa yang digelar di Kantor Desa Kramat, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pemerintah daerah, termasuk Sekretaris Daerah Bone Bolango, serta para kader PKK dari berbagai desa.

Sejak pagi, suasana di lokasi tampak semarak. Ratusan ibu-ibu yang mengenakan seragam hijau khas PKK memenuhi halaman kantor desa. Mereka mengikuti jalannya acara dengan antusias dalam nuansa kekeluargaan yang kental, memperlihatkan kuatnya peran perempuan dalam struktur sosial desa.

Dalam sambutannya, Ismet Mile menekankan pentingnya Dasawisma sebagai ujung tombak pembangunan berbasis keluarga.

Ia menyebut Dasawisma bukan sekadar organisasi, melainkan wadah strategis yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Sebagai informasi, Dasawisma merupakan kelompok masyarakat yang terdiri dari 10 hingga 20 kepala keluarga dalam satu lingkungan kecil. Berada di bawah naungan PKK, kelompok ini berfungsi memantau serta mendorong program pemerintah di tingkat keluarga, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan ekonomi.

Baca juga: BREAKING NEWS: Wamen Transmigrasi Viva Yoga Muliadi Tiba di Gorontalo, Disambut Tradisi Mopotilolo

Bupati Bone Bolango Ismet Mile saat menghadiri pengukuhan pengurus dasawisma
PELANTIKAN PENGURUS -- Bupati Bone Bolango Ismet Mile saat menghadiri pengukuhan pengurus dasawisma se Kecamatan Tapa, Rabu (8/4/2036). (Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)

“Dasawisma akan kita dorong menjadi pelaku utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat karena mereka yang paling dekat dengan kondisi riil di lapangan,” ujar Ismet Mile.

Ia juga mengingatkan agar program pemerintah tidak berhenti pada tahap perencanaan semata. Ismet mengkritisi fenomena program yang dirancang dengan baik namun kerap tidak menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

“Kita terlalu mudah menyusun program secara terhimpun, tetapi terkadang tidak ditindaklanjuti. Ini yang harus kita ubah. Program harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ismet turut menyinggung kondisi keuangan daerah yang terdampak kebijakan pemerintah pusat. Ia mengungkapkan adanya pengurangan anggaran yang cukup signifikan, sehingga pemerintah daerah dituntut lebih efektif dan tepat sasaran.

Meski demikian, ia memastikan komitmen pemerintah untuk tetap menghadirkan program yang berpihak pada masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi.

“Baru-baru ini kita sudah menyerahkan kurang lebih 4.000 hektare bantuan lahan untuk masyarakat. Ini bagian dari upaya kita memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah daerah tetap mengalokasikan anggaran melalui Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya. Dana tersebut diharapkan dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah desa untuk pembangunan dan pemberdayaan.

Di akhir sambutannya, Ismet Mile menegaskan akan membentuk tim yang turun langsung ke masyarakat guna memastikan pelayanan berjalan optimal. Ia juga menepis anggapan bahwa langkah tersebut bermuatan politik.

“Ini murni untuk kepentingan pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Tidak ada kepentingan lain,” tegasnya.

Turut hadir mendampingi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone Bolango, Ruwaida Mile. Kehadirannya memberikan motivasi tambahan bagi para kader Dasawisma yang baru saja dikukuhkan.

Acara ditutup dengan prosesi pengukuhan resmi dan sesi foto bersama. Para kader tampak sumringah, menandai semangat baru sebagai penggerak kesejahteraan keluarga di tingkat desa. (***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.