Kepala BGN Sebut Pengadaan Motor Listrik MBG Capai 70 Ribu Tidak Benar, Mengaku Hanya 25 Ribu Saja
Candra Isriadhi April 08, 2026 03:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kabar mengenai puluhan ribu sepeda motor bertuliskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ramai beredar di media sosial akhirnya diluruskan.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dengan tegas membantah informasi yang menyebut adanya 70.000 unit motor listrik dalam program tersebut.

Ia menegaskan bahwa angka yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

"Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," sebut Dadan dalam keterangan pers, Selasa (7/4/2026).

MOTOR LISTRIK MBG - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membantah kabar adanya 70.000 unit sepeda motor dengan cap MBG (Makan Bergizi Gratis) yang viral di media sosial.
MOTOR LISTRIK MBG - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membantah kabar adanya 70.000 unit sepeda motor dengan cap MBG (Makan Bergizi Gratis) yang viral di media sosial. (KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)

Penjelasan ini sekaligus menjawab spekulasi publik yang sempat mempertanyakan jumlah kendaraan operasional dalam program MBG.

Meski demikian, Dadan juga mengungkapkan bahwa ribuan motor listrik tersebut hingga kini belum bisa langsung digunakan.

Pasalnya, kendaraan yang dibeli menggunakan anggaran negara itu masih harus melalui proses administrasi yang cukup ketat.

Baca juga: Donald Trump Tegas Tolak Ajakan Netanyahu Provokasi Warga Iran, AS‑Israel Mulai Berseberangan?

Motor-motor tersebut wajib didaftarkan terlebih dahulu sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum akhirnya dapat didistribusikan dan dimanfaatkan.

Dengan kata lain, meski jumlah unit sudah hampir mencapai target pemesanan, proses penyaluran ke masing-masing Kepala SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) masih menunggu tahapan administratif rampung.

Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh aset negara tercatat dengan baik dan penggunaannya sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," ujar dia.

MOTOR MBG - Motor listrik Emmo JVX GT yang akan digunakan sebagai motor dapur MBG.
MOTOR MBG - Motor listrik Emmo JVX GT yang akan digunakan sebagai motor dapur MBG. (Dok./Emmo)

Akan tetapi, dia mengakui bahwa sepeda motor tersebut milik BGN sebagai bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025.

Motor itu ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala SPPG.

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," kata Dadan.

Baca juga: Sosok Indah, Selebgram Diduga Video Call Syur dengan Suami Clara Shinta, Kini Drop hingga Pingsan

Dadan mengatakan, proses realisasi pengadaan motor itu dilakukan secara bertahap dimulai pada Desember 2025.

Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah demi memastikan kelancaran pelaksanaan MBG di seluruh Indonesia.

(Tribunnewsmaker.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.