SURYA.co.id, SURABAYA – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengukuhkan dua guru besar baru, Rabu (8/4/2026).
Pengukuhan tersebut sekaligus menandai langkah kampus dalam menyiapkan ekspansi program akademik, khususnya pembukaan program magister baru.
Dua akademisi yang dikukuhkan yakni Guru Besar Fakultas Teknik bidang Sistem Optimasi dan Perancangan Industri, Prof. Erni Puspanantasari Putri, S.T., M.Eng., Ph.D., serta Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis bidang Manajemen Strategis, Prof. Drs. M. Sihab Ridwan, M.S., Ph.D.
Baca juga: Kunci Sukses SNBP dan SNBT, Psikolog Untag: Siapkan Karier dari Kelas 1 SMA
Dengan penambahan ini, total guru besar di Untag Surabaya kini mencapai 30 orang.
Rektor Untag Surabaya, Dr. Herjo Saputro, S.T., M.T., mengatakan kehadiran dua profesor baru menjadi momentum penting dalam pengembangan program akademik ke depan.
“Kami berencana membuka program studi S2 Magister Teknik yang masih satu rumpun dengan keilmuan Prof. Erni. Selain itu, untuk bidang manajemen strategis juga akan kami jajaki program double degree dengan perguruan tinggi luar negeri,” ujarnya.
Menurutnya, latar belakang pendidikan doktoral kedua profesor dari luar negeri turut membuka peluang kerja sama internasional yang lebih luas, termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa.
“Setidaknya nanti dari tempat beliau studi S3 akan kita jalin kerja sama lebih lanjut, termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa,” tambahnya.
Ia menegaskan, keberadaan guru besar tidak hanya berdampak pada pengembangan program akademik, tetapi juga meningkatkan kualitas pembelajaran dan riset di lingkungan kampus.
“Guru besar memiliki peran penting dalam membina dosen muda, memperkuat spesialisasi keilmuan, serta memimpin riset kolaboratif dan publikasi internasional,” jelasnya.
Saat ini, Untag Surabaya juga tengah menyiapkan regenerasi profesor.
Tercatat terdapat 18 dosen dengan jabatan lektor kepala yang dinilai telah memenuhi syarat untuk diusulkan menjadi guru besar dalam satu hingga dua tahun ke depan.
“Per hari ini ada 18 yang eligible, dan akan terus kami dampingi serta dorong agar bisa segera menjadi guru besar,” pungkasnya.