Peringati HUT Ke-24 Abdya, Dinkes Lakukan Gerakan Sadar Sehat Melalui Doto Saweu Sikula
Nur Nihayati April 08, 2026 04:38 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia 
Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 


SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE -Pemerintah Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan kegiatan Sadar Sehat melalui Program Doto Saweu Sikula, yang dilaksanakan di SMPIT Insan Madani, Kecamatan Susoh, kabupaten setempat, Rabu (8/4/2026).

Kepala Dinkes Abdya, Ns Rinaldi R, mengatakan kegiatan Doto Saweu Sikula tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya.

"Program ini salah satu rangkaian dari pelaksanaan HUT ke-24 Kabupaten Abdya, di samping memang menjadi program prioritas Pak Bupati dan Wakil Bupati Abdya dalam misi "Adee"," kata Rinaldi.

Ia menyebutkan, Program Doto Saweu Sikula sudah di launching oleh Bupati Abdya Safaruddin pada bulan Mei 2025 lalu.

Program ini, kata Rinaldi, bukan sekedar rutinitas dinas semata, tetapi bentuk kerja nyata dan komitmen Pemerintah Abdya dalam menjalankan program prioritas daerah.
 
"Kegiatan ini sejalan dengan Visi dan Misi Bupati, yaitu dalam membawa Abdya maju masyarakat sejahtera untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan unggul," kata Rinaldi.

Ia menyampaikan pemerintah daerah menyadari sepenuhnya bahwa pendidikan yang bermutu tidak akan tercapai tanpa didukung oleh kesehatan yang prima. 

"Anak-anak adalah aset berharga daerah. Untuk menjadi generasi yang kompetitif di masa depan, mereka tidak hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga harus kuat secara fisik dan tangguh secara mental," ucapnya.

Melalui program ini, sebut Rinaldi, pemerintah menghadirkan dokter langsung ke sekolah-sekolah.

"Maka gunakanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk berkonsultasi, memeriksakan kesehatan, maupun bertanya mengenai pola hidup sehat," ujarnya.

Ia juga berpesan kepada remaja putri agar memperhatikan asupan gizi dan kepatuhan dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). 

"Kalian adalah calon ibu masa depan. Kesehatan kalian hari ini akan menentukan kualitas generasi Abdya di masa yang akan datang, termasuk dalam upaya besar kita bersama untuk mencegah stunting sejak dini," imbuhnya.

Pada pelaksanaan kegiatan ini, sebut Rinaldi, para siswa mengikuti senam yang dibimbing langsung oleh instruktur dari Dinkes.

Kemudian, tambahnya, siswa juga diberikan penyuluhan oleh dokter spesialis anak, cek kesehatan gratis, dan pemeriksaan HB kepada remaja putri untuk mencegah anemia.

"Kita juga memberikan penyuluhan tentang bahaya dan dampak narkoba kepada siswa," kata Rinaldi.

Ia mengajak semua pihak, khususnya para guru 
untuk terus bersinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan. 

Menurutnya, deteksi dini terhadap masalah kesehatan remaja, baik itu masalah gizi, kesehatan reproduksi, hingga kesehatan menta harus dilakukan secara konsisten.

"Semoga langkah kecil kita ini menjadi amal ibadah dan membawa perubahan besar bagi kemajuan kesehatan di Kabupaten Abdya," pungkas Rinaldi. (*)

Baca juga: 4 Program Prioritas di Kota Subulussalam diusulkan Jadi Proyek Strategis Nasional, Ini Alasannya 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.