TRIBUNPALU.COM, BANGGAI KEPULAUAN - Angin puting beliung melanda Desa Labasiano, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Rabu (8/4/2026).
Hal tersebut menyebabkan kerusakan pada tiga rumah warga dan satu unit usaha meubel.
BPBD Sulteng mencatat, peristiwa ini memengaruhi enam kepala keluarga atau 22 jiwa.
Baca juga: Keterbatasan Darah, RSUD Buluenapoae Moutong Belum Maksimal Tangani Ibu Hamil Operasi Caesar
Satu rumah dan satu usaha meubel mengalami kerusakan berat, sedangkan dua rumah lainnya mengalami kerusakan sedang.
“Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto.
Koordinasi juga dilakukan dengan Pusdalops BPBD Banggai Kepulauan untuk memastikan langkah penanganan lanjutan.
Menurut Asbudianto, tidak ada korban jiwa maupun pengungsi akibat bencana hidrometeorologi ini.
BPBD Sulteng menilai bantuan logistik dan perbaikan rumah menjadi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak.
Baca juga: Kemenkum Sulteng Kawal Pemeriksaan Substantif IG Durian Nambo Banggai
Saat ini, kondisi di lokasi kejadian mulai kondusif, dan tim masih melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan masyarakat.
“Kami akan terus memantau situasi dan memastikan bantuan cepat sampai ke warga yang terdampak,” kata Asbudianto.
Baca juga: Paripurna LKPJ 2025: Stunting Parigi Moutong Turun Jadi 9,3 Persen, IPM Lampaui Target
Penduduk setempat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat wilayah ini rentan terdampak angin kencang dan hujan lebat selama musim peralihan.(*)