Nasib Eks Karyawan Ashanty yang Terseret Kasus Penggelapan, Ayu Chairun Nurisa Terpaksa Bohongi Anak
Achmad Maudhody April 08, 2026 08:52 PM

BANJAARMASINPOST.CO.ID - Nasib mantan karyawan Ashanty yang terseret dugaan penggelapan, Ayu Chairun Nurisa terpaksa bohongi anak.

Lima bulan berlalu sejak Ayu Chairun Nurisa mantan karyawan Ashanty mendekam di balik jeruji besi.

Ia ditahan setelah jadi tersangka kasus dugaan penggelapan.

Perkara yang menjeratnya itu kini masih bergulir dalam tahap persidangan.

Ayu terekam hadir saat lanjutan sidang digelar di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu (8/4/2026).

Ditemui awak media, Ayu mengungkap fakta mengharukan di balik proses hukum yang dijalaninya.

Ayu mengaku terpaksa berbohong dengan anak-anaknya tentang perkara hukum yang menjeratnya.

"Anak-anak sih nggak tahu ya kalau aku lagi ngejalanin hukuman, cuma mereka nanya aku lagi ngapain, aku bilang lagi banyak belajar," kata Ayu Chairun Nurisa usai sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, dikutip dari Grid.id, Rabu (8/4/2026).

Selama masa penahanan usai Ia ditetapkan sebagai tersangka pada 16 Oktober 2025 lalu, Ayu mengaku kesulitan bertemu keluarga. Hampir setengah tahun Ia tak bertemu dengan anak dan keluarga.

"Keluarga ini bisa ketemu, cuma orang tua aku kan jauh ya. Jadi ketemu anak tuh baru kemarin, setelah 5 bulan baru ketemu," jelas Ayu.

Dalam pertemuan singkat itu, Ayu hanya bisa memberikan pesan-pesan penyemangat agar anak-anaknya tetap tegar meski tanpa kehadirannya di rumah.

"Ada lah rindu lah ya, kangen. Tetap semangat, jangan nakal-nakal di rumah, belajar yang rajin," tuturnya.

Baca juga: Kenang Awal Mula Ngamen di Jalan, Pinkan Mambo Akui Pernah Malu: Kok Gue Gini Banget

Tim kuasa hukum Ayu pun berharap aspek kemanusiaan bisa mengetuk hati majelis hakim saat menjatuhkan vonis nanti. Terlebih, JPU telah membacakan tuntutan yang dianggap cukup meringankan.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ayu Nurisa dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun, dikurangi masa penangkapan dan/atau penahanan yang telah terdakwa jalani," kata JPU dalam persidangan tersebut.

Meski dituntut 2 tahun penjara atas dugaan penggelapan dana senilai Rp2 miliar, Ayu merasa bersyukur karena angka tersebut jauh lebih rendah dari ancaman maksimal 6 tahun penjara.

"Kalo dari ancaman hukumannya kan tinggi banget ya, aku dapet segitu sih Alhamdulillah. Bisa dapet angka yang terbaik itu," ucap Ayu.

Sebagai informasi, kasus ini bermula dari laporan pihak Ashanty melalui PT Hijau Hermansyah Indonesia terhadap Ayu atas dugaan penggelapan dana sebesar Rp 2 miliar. Kemudian, Ayu melaporkan balik atas dugaan perampasan aset dan akses ilegal terhadap barang-barang pribadinya seperti ponsel, laptop, dan dompet.

Rumah Tangga Anang Hermansyah Ikut Terdampak

Imbas kasus dugaan penggelapan uang, penyanyi Ashanty mengaku pernikahannya dengan Anang Hermansyah sempat terguncang. Bahkan Ashanty sempat terhasut oleh mantan karyawan hingga menuduh suaminya melakukan penggelapan uang perusahaan.

Ibunda Arsy Hermansyah itu mengaku, sempat termakan fitnah hingga menaruh curiga besar pada suaminya sendiri. Ia mengaku sempat terhasut dan mencurigai Anang terlibat dalam hilangnya sejumlah uang.

Kecurigaan itu memicu pertengkaran hebat yang berlangsung selama dua hari.

"Aku benar-benar dua hari itu berantem sama dia," ungkap Ashanty saat konferensi pers di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (9/10/2025).

"Aku sudah di posisi yang, 'Jahat ya kamu tuh ya, Mbak.' Aku sampai kayak lihat dia kayak, 'Jahat banget.' 'Kamu kok jahat banget sama suamiku, kok bisa nyuruh, buat apa ya uangnya?'" ucap Ashanty.

Saat itu pikiran Ashanty dipenuhi skenario terburuk. Sebagai seorang istri, ia tidak habis pikir jika suaminya tega mengambil uang bersama mereka dalam jumlah besar.

"Namanya istri, enggak nyangka saja. Ada suami narik uang segitu, gimana sih istri? Pasti kan kayak, 'Kok begini ya suamiku?' 'Buat apaan?' 'Ada apa nih?'" jelasnya.

Situasi memburuk hingga Ashanty merasa pernikahannya berada di ujung tanduk. Ia bahkan sempat berpikir ingin mengakhiri rumah tangganya jika Anang benar-benar terbukti bersalah.

"Aku sudah sebenarnya kalau benar kamu (melakukan penggelapan), aku bilang, 'enggak bisa terusin (pernikahan)','" ungkap Ashanty.

Namun, Tuhan berkehendak lain. Kebenaran akhirnya terungkap dan membuktikan bahwa Anang Hermansyah sama sekali tidak terlibat.

Momen itu menjadi titik balik yang sangat emosional bagi Ashanty. Dipenuhi rasa bersalah yang mendalam, ia langsung menghampiri sang suami untuk meminta maaf.

"Malam itu aku benar-benar minta maaf, cium tangan dia, aku bilang, 'Aku minta maaf'," tutur Ashanty dengan suara bergetar.

Anang, yang tidak menyangka tuduhan sejauh itu, sempat terkejut dengan permintaan maaf istrinya.

Insiden ini menjadi pelajaran yang sangat mahal bagi Ashanty. Ia menyadari betapa fitnah bisa dengan mudah menghancurkan hubungan yang telah dibangun bertahun-tahun.

Meski begitu, ia bersyukur prahara ini justru membuat hubungan mereka menjadi lebih harmonis setelahnya.

"Jadi nah itu membuat kita jadi tambah harmonis," pungkasnya.

Sebagai bentuk penyesalan dan pelajaran, Ashanty kini memutuskan untuk menyerahkan seluruh pengelolaan keuangan keluarga kepada Anang. Sebab ia mengakui bahwa suaminya jauh lebih bijak dalam urusan tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.