TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Kunjungan perwakilan Sabah, Malaysia dalam rangka Cross Regional Blue Economy Initiative menjadi langkah awal memperkuat sinergi pembangunan berbasis kelautan di wilayah perbatasan.
Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie, menyampaikan kerja sama lintas negara ini harus mampu diwujudkan dalam program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, konsep ekonomi biru memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kaltara yang memiliki kekayaan sumber daya pesisir dan laut.
“Ini peluang besar bagi Kaltara. Kita berharap kerja sama dengan Sabah tidak hanya sebatas pertemuan, tetapi benar-benar ada implementasi nyata di lapangan, terutama dalam pengelolaan potensi kelautan dan pesisir,” ujarnya saat menghadiri agenda welcome dinner di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: Gubernur Kaltara Tanam Mangrove, Kolaborasi Sabah–Kaltara Dorong Blue Economy Lintas Negara
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah serta delegasi dari Sabah- Malaysia.
Achmad Djufrie menambahkan bahwa pengembangan ekonomi biru harus tetap memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan agar ekosistem tetap terjaga.
Selain itu, kolaborasi ini juga dinilai penting dalam meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir, baik melalui pelatihan, teknologi, maupun investasi di sektor perikanan dan pariwisata bahari.
“Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat kita bisa merasakan langsung dampaknya, baik dari sisi ekonomi maupun peningkatan kualitas hidup,” tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditandai dengan interaksi antara delegasi Kaltara dan Sabah serta sesi foto bersama.
Baca juga: Wabup Tana Tidung Hadiri Welcome Dinner Blue Economy Kaltara-Sabah, Perkuat Kerjasama Lintas Wilayah
Melalui inisiatif ini, diharapkan hubungan kerja sama antara Kaltara dan Sabah semakin erat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.
(*)
Penulis : Desi Kartika Desi