8 Tahanan Kabur dari Sel Polres Bangka, Gunakan Gergaji hingga Diduga Ada Kelalaian Petugas
M Zulkodri April 08, 2026 09:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Sebanyak delapan tahanan dilaporkan kabur dari sel tahanan Polres Bangka pada Rabu (8/4/2026) dini hari.

Peristiwa ini langsung mendapat perhatian serius pihak kepolisian.

Kapolres Bangka, Deddy Dwitiya, dalam konferensi pers di Aula Tribrata menyebutkan bahwa dari delapan tahanan yang melarikan diri, satu telah menyerahkan diri dan satu lainnya berhasil ditangkap di kawasan Mentok.

“Kami monitor ada delapan orang. Satu menyerahkan diri, dan satu lagi berhasil diamankan di Mentok,” ujarnya.

Kabur dengan Gergaji Besi Sel

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), para tahanan diketahui melarikan diri dengan cara menggergaji teralis besi sel.

Polisi menemukan satu batang besi yang telah dirusak hingga memungkinkan para tahanan menyelinap keluar.

“Ditemukan satu batang teralis yang digergaji oleh tahanan,” jelas Kapolres.

Diduga, alat gergaji tersebut diselundupkan oleh pihak pembesuk saat jam kunjungan.

Kapolres mengakui kemungkinan adanya kelalaian petugas dalam proses pemeriksaan barang bawaan pengunjung.

“Memang selalu diperiksa, tapi kemungkinan ada kelengahan sehingga alat itu bisa masuk,” katanya.

Diduga Hendak Kabur ke Luar Pulau

Polisi juga mengungkap bahwa para tahanan diduga berencana melarikan diri ke luar daerah melalui Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok.

Namun upaya tersebut berhasil digagalkan setelah aparat melakukan pengejaran intensif bersama jajaran kepolisian.

Propam Periksa Petugas Jaga

Terkait insiden ini, sejumlah anggota piket yang bertugas saat kejadian kini tengah diperiksa oleh Propam.

Pemeriksaan dilakukan oleh Propam Polres Bangka bersama Polda Kepulauan Bangka Belitung guna mendalami dugaan kelalaian.

Selain itu, polisi juga menyelidiki kemungkinan adanya tahanan yang memiliki akses terhadap kunci sel.

“Memang ada informasi seperti itu, tapi masih kami dalami,” tambah Kapolres.

Mayoritas Kasus Narkoba

Dari data yang beredar, sebagian besar tahanan yang kabur merupakan tersangka kasus narkoba. Selain itu, terdapat juga tahanan kasus perlindungan perempuan dan anak (PPA) serta pencurian.

Peristiwa ini memicu sorotan publik terhadap sistem keamanan di ruang tahanan, termasuk pengawasan terhadap pengunjung dan kondisi fasilitas sel.

Pihak kepolisian memastikan proses pengejaran terhadap para tahanan yang masih buron terus dilakukan.

“Kami mohon doa agar para tahanan yang kabur bisa segera ditangkap kembali,” tutup Kapolres.

Dari total tujuh orang tahanan yang kabur itu, empat di antaranya tahanan kasus narkoba, dua tahanan kasus PPA dan satu tahanan kasus pencurian.

Berikut identitas para tahanan tersebut:

1. Rosi Aprianto (tahanan kasus narkoba)
2. Anugrah (tahanan kasus PPA)
3. Hari Darma (tahanan kasus PPA)
4. Andi Darmawan (tahanan kasus narkoba)
5. Supriyadi (tahanan kasus narkoba)
6. Yogi Triliando (tahanan kasus narkoba)
7. Weli (tahanan kasus pencurian)

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.