TRIBUNJABAR.ID - Bisnis suvenir untuk seminara kit dan corporate gift ternyata diam-diam menjanjikan.
Namun tidak terlalu banyak perusahaan yang khusus menggeluti bidang ini.
Salah satunya adalah Troole Merchandise (baca:truly), yaitu perusahaan penyedia seminar kit dan corporate gift di bawah bendera PT Chadipa Lentera Buwan.
Troole Merchandise mampu memposisikan sebagai partner strategis dalam pengadaan seminar kit dan corporate gift untuk memenuhi kebutuhan suvenir profesional di Indonesia melalui penguatan identitas dan layanan terintegrasi pada tahun 2026.
Berawal dari pengembangan Seminarkit Bandung yang telah mendukung ribuan event sejak 2014, Troole Merchandise hadir dengan semangat membangun relasi bisnis yang lebih dari sekadar transaksi.
Baca juga: Raperda Nelayan Cirebon Akhirnya di Ujung Pengesahan, Berharap Nasib Pesisir Berubah
Nama “Troole” terinspirasi dari pengucapan truly yang berarti “sesungguhnya”, serta kata “troole” dalam Bahasa Estonia yang berarti “jejak”. Filosofi ini mencerminkan misi perusahaan: membantu klien meninggalkan kesan yang nyata, bermakna, dan berkelanjutan melalui setiap produk yang diberikan.
Sebagai bagian dari PT Chadipa Lentera Buwana, Troole Merchandise mengembangkan sistem kerja terintegrasi melalui ekosistem produksi yang meliputi:
Relation Officer Troole Merchandise, Olvi, mengatakan bahwa model ini memungkinkan klien mendapatkan solusi menyeluruh mulai dari tahap desain, produksi, hingga pengiriman, dengan standar kualitas dan efisiensi yang terkontrol.
Baca juga: BREAKING NEWS: Garut Selatan Dikepung Longsor, Jalan Gunung Gelap Tertutup Total
Troole melayani berbagai kebutuhan korporasi dan instansi pemerintah dengan layanan utama seminar kit (souvenir meeting) dan corporate gift.
"Setiap produk dapat dipersonalisasi menggunakan berbagai teknik branding seperti emboss, grafir, sablon, print UV, sublimasi, hingga full color printing, menyesuaikan kebutuhan identitas visual klien," ujar Olvo dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).
Menurut Olvi, hingga saat ini Troole telah menyelesaikan lebih dari 10.000+ proyek souvenir, melayani 350+ klien korporasi dan instansi, serta memberdayakan 100 lebih mitra binaan dalam rantai produksinya. Pendekatan kolaboratif ini tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada pertumbuhan bersama.
Manajemen Troole menyampaikan bahwa visi ke depan adalah memperluas jangkauan layanan secara nasional dengan tetap menjaga nilai utama: kualitas, ketepatan waktu, dan relasi jangka panjang.
“Bagi kami, souvenir bukan sekadar produk. Ia adalah medium komunikasi, simbol apresiasi, dan representasi citra perusahaan. Kami ingin setiap klien merasa bahwa produk yang mereka berikan benar-benar meninggalkan jejak,” ujar Olvi.
Dengan kombinasi pengalaman lebih dari satu dekade, legalitas yang kuat, dan sistem produksi terintegrasi, Troole Merchandise optimis menjadi mitra strategis bagi perusahaan dan institusi di seluruh Indonesia dalam menghadirkan souvenir yang memorable dan bermanfaat. (*)