SSB Satria Muda Lotim Tampil Memukau di Ajang Internasional Bali
Wahyu Widiyantoro April 08, 2026 10:20 PM

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Sekolah Sepak Bola (SSB) Satria Muda Lombok Timur berhasil mengukir prestasi gemilang di turnamen internasional Bali7s yang digelar pada 2–5 Maret 2026. 

Tim ini sukses menjadi juara 1 pada kategori Perak U18 Pro sekaligus meraih juara 3 di kategori Perak U16, di tengah sengitnya persaingan melawan ratusan tim dari berbagai negara.

Riky Andani, pelatih tim Satria Muda U16, menyampaikan bahwa turnamen tersebut terbagi menjadi tiga level utama yaitu Berlian, Emas, dan Perak. 

Satria Muda mampu tampil kompetitif di level Perak, khususnya untuk kelompok umur 16 dan 18 tahun.

Baca juga: SSB Sumbawa Muda KSB Siap berkompetisi di Internasional Youth Football Tournament Ball Bali

“Kami berhasil keluar sebagai juara 1 di usia 18 Pro kategori Perak, dan juara 3 di usia 16 tahun kategori yang sama. Ini adalah pencapaian yang cukup membanggakan,” tuturnya saat dihubungi pada Rabu (7/4/2026).

Riky mengungkapkan, sejatinya Satria Muda mengikuti semua kelompok umur dalam turnamen tersebut. 

Namun, performa terbaik justru ditampilkan oleh tim U16 dan U18 yang mampu bertahan hingga babak akhir kompetisi.

Menurut Riky, hasil ini sekaligus menjadi catatan penting bagi manajemen dan tim pelatih untuk terus meningkatkan kualitas di semua kelompok umur ke depan. 

"Kami menilai konsistensi pembinaan masih perlu ditingkatkan agar prestasi tidak hanya berpusat pada kelompok tertentu," terangnya.

Turnamen Bali7s sendiri diikuti oleh sekitar 500 tim dari 7 negara, menjadikannya salah satu ajang prestisius dengan tingkat kompetisi yang tinggi. 

Pada kategori Perak U16, terdapat 64 tim yang bertanding, sementara kategori U18 Pro diikuti oleh 16 tim.

“Pasti ada tantangan, apalagi banyak tim-tim kuat seperti Persija, Persis, STY Academy, serta beberapa tim dari Lombok yang kualitasnya di atas rata-rata,” jelas Riky.

Di babak final kategori U18 Pro Perak, Satria Muda harus berhadapan dengan tim JIFA asal Jawa Barat. 

Selain Satria Muda, sejumlah SSB asal Lombok Timur seperti Bee Boy, Anzala, dan Boxi juga ikut meramaikan turnamen ini.

Riky menambahkan, pengalaman bertanding di level internasional ini menjadi bekal penting bagi para pemain muda untuk mengasah mental dan meningkatkan kualitas permainan mereka di masa depan.

"Ini menjadi pengalaman penting bagi para pemain muda untuk mental di lapangan hijau," pungkasnya.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.