Bupati Gowa Genjot Pembangunan 2027, Fokus Layanan Publik dan Ekonomi Warga
Saldy Irawan April 08, 2026 10:21 PM

TRIBUN-GOWA.COM — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan daerah pada 2027 dengan fokus peningkatan layanan publik dan penguatan ekonomi masyarakat. 

Hal ini disampaikannya dalam Musrenbang RKPD di Baruga Tinggimae, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (8/4/2026).

Husniah menekankan pentingnya perencanaan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, tahun 2027 menjadi fase penting dalam pelaksanaan RPJMD 2025–2029.

“Ini adalah fase penting untuk mempercepat capaian target pembangunan sekaligus memperkuat fondasi menuju visi jangka panjang Gowa 2045,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh perangkat daerah harus mampu menyusun program yang adaptif, terintegrasi, dan menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Tema pembangunan 2027 pun diarahkan pada transformasi sosial dan ekonomi.

Fokusnya, meliputi peningkatan kualitas layanan publik, pemberdayaan ekonomi produktif, serta penguatan infrastruktur dasar untuk pemerataan pembangunan.

Husniah memaparkan capaian pembangunan Gowa yang menunjukkan tren positif.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 74,22 pada 2025.

Lanjutnya, pertumbuhan ekonomi bahkan melonjak hingga 7,05 persen, melampaui capaian provinsi dan nasional.

“Tingkat kemiskinan kita berhasil ditekan menjadi 6,64 persen. Ini adalah hasil kerja bersama, namun kita tidak boleh berpuas diri,” kata Ketua DPW PAN Sulsel ini.

Ia menilai tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan sinergi seluruh pihak.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam penyusunan RKPD 2027.

Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Sujjadan, menyampaikan Musrenbang RKPD ini salah satu tahapan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah secara partisipatif.

Tujuannya,adalah menampung berbagai masukan dan usulan dari stakeholders dalam rangka penajaman, penyelarasan, dan penyempurnaan rancangan RKPD Tahun 2027.

"Diharapkan terhimpunnya masukan terkait program strategis daerah yang mendukung prioritas nasional, provinsi, dan kabupaten,“ katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Fahmi Adam, memberkan pokok-pokok pikiran DPRD.

Ia menilai representasi langsung suara rakyat diperoleh melalui mekanisme konstitusional seperti reses dan rapat dengar pendapat.

“Pokok-pokok pikiran ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan cerminan kebutuhan riil masyarakat, mulai dari infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat kecil,” sebutnya.

Ia menambahkan integrasi pokok-pokok pikiran DPRD ke dalam RKPD merupakan sebuah keharusan agar perencanaan pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Kami juga terus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, memastikan setiap program terukur, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Pada Musrenbang RKPD ini turut diserahkan penghargaan kepada Kecamatan dan SKPD Terbaik dalam Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahun 2026. 

Adapun kecamatan terbaik yakni Somba Opu, Bajeng, Barombong, Biringbulu, Parangloe dan Bontomarannu. 

Sementara SKPD terbaik yaitu Bapenda, Dinas Peternakan dan Perkebunan, Dinas Perikanan, BPKD, Dinas PPPA dan Dinas PUPR Kabupaten Gowa. 

Musrembang ini dihadiri sekira 250 orang terdiri Forkopimda, instansi vertikal, perangkat daerah, kecamatan, desa dan kelurahan, akademisi, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, perempuan, disabilitas, dan anak.

Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.