TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Puluhan warga memadati kawasan Jembatan Maros, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (8/4/2026) malam.
Warga terlihat menghentikan kendaraan mereka di sekitar lokasi untuk memantau aliran Sungai Maros.
Kerumunan ini dipicu oleh informasi yang beredar mengenai seorang terduga pelaku pencurian kabur dan melompat ke sungai.
Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Ridwan, membenarkan adanya insiden tersebut.
Ia menyebut terduga pelaku diduga telah melakukan aksi pencurian di rumah warga.
Terduga pelaku melarikan diri saat sedang menjalani proses interogasi.
“Pelaku pencurian, saat diinterogasi lari,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pencarian terhadap pelaku yang diduga melompat ke aliran sungai.
“Kita sementara mencari ini. Nanti kami infokan kembali,” tambahnya.
Polres Maros juga disebut tengah berkoordinasi dengan pihak Damkar Maros untuk membantu proses pencarian di Sungai Maros.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Damkar Maros, Baso Tajong, mengaku belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.
“Belum ada info lanjutan. Masih standby anggota di mako damkar,” katanya.
Hal senada disampaikan Sekretaris BPBD Maros, Nasrul.
Ia menyebut hingga saat ini belum ada laporan masuk sehingga personel belum diterjunkan ke lokasi.
“Belum ada laporan, sehingga anggota belum turun,” ujarnya.