Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi meluncurkan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, yang menjadi bagian dari peluncuran serentak 10 RBI di wilayah Jakarta Selatan.
"RBI merupakan salah satu inisiatif strategis KemenPPPA yang dihadirkan untuk mendukung agenda pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita Presiden," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Rabu.
Menurut dia, RBI merupakan wujud konkret penguatan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan ketahanan keluarga mulai dari tingkat akar rumput melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat.
Dikatakannya, melalui RBI, perempuan didorong untuk semakin berdaya melalui berbagai pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas, dan akses terhadap peluang ekonomi.
Selain itu, RBI juga berperan dalam menggerakkan ekonomi keluarga melalui dukungan terhadap pelaku UMKM, mulai dari pelatihan, memfasilitasi akses permodalan, hingga pendampingan usaha secara berkelanjutan.
Di sisi lain, anak-anak juga mendapatkan ruang aman dan ramah untuk belajar, bermain, dan mengenal nilai-nilai budaya, karakter, dan jati diri bangsa Indonesia sejak dini.
"Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Jakarta Selatan atas komitmennya dalam mengakselerasi implementasi RBI secara merata dan terintegrasi di 10 kelurahan, beberapa kecamatan di wilayah Jakarta Selatan," kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.
Pelaksanaan RBI di Jakarta Selatan juga diperkuat melalui sinergi lintas sektor dengan menyediakan berbagai layanan, mulai dari perlindungan kekerasan dengan menyediakan mobil Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA), mobil perpustakaan keliling, bank sampah, Cek Kesehatan Gratis (CKG), zona kreatif anak, seperti tempat olahraga dan bermain, ruang laktasi, pelatihan tanggap kebakaran dan zona lingkungan untuk pemeliharaan ikan dan berkebun.
KemenPPPA berharap Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Jakarta Selatan dapat terus mendorong penguatan RBI secara berkelanjutan agar mampu menghadirkan lingkungan yang ramah terhadap perempuan dan anak, mulai dari menurunkan angka kekerasan, meningkatnya kesejahteraan dan kemandirian perempuan, dan terpenuhinya hak-hak anak secara lebih optimal dalam kehidupan sehari-hari.





