TRIBUNNEWS.COM - Kebijakan transfer AC Milan terhadap bintang mereka, Rafael Leao, mengalami perubahan signifikan jelang bursa musim panas.
Klub berjuluk Rossoneri itu kini dikabarkan siap melepas sang pemain dengan murah, bahkan bisa tiga kali di bawah harga klausul rilisnya.
Menurut laporan Corriere della Sera, Milan bersedia mempertimbangkan tawaran mulai dari €50 juta (Rp994,65 miliar) untuk Leao.
Angka tersebut sangat kontras dengan klausul rilis dalam kontraknya yang mencapai €170–175 juta, atau lebih dari tiga kali lipat lebih tinggi.
Sebelumnya, harga yang dipatok Milan untuk Leao berkisar diantara €80 juta.
Perubahan sikap untuk menurunkan harga ini tidak lepas dari performa Leao yang dinilai kurang konsisten sepanjang musim ini.
Penyerang asal Portugal tersebut baru mencetak 10 gol dari 25 penampilan di semua kompetisi, angka yang dianggap belum memenuhi ekspektasi sebagai pemain kunci tim.
Selain itu, faktor kebugaran dan dinamika internal juga ikut memengaruhi keputusan klub.
Baca juga: Gegara Omongan Rafael Leao, AC Milan Dilema Memilih Tukang Gedor Baru
Leao sempat menjadi sorotan usai menunjukkan reaksi emosional saat ditarik keluar dalam laga melawan SS Lazio.
Insiden itu memunculkan kabar tentang ketidakpuasaan Milan soal sikap Leao yang tak kunjung dewasa, padahal awalnya digadang jadi pemimpin tim.
Beberapa laporan dari media Italia menyebut manajemen mulai menyadari bahwa perilaku tersebut bukan lagi bagian dari proses perkembangan, melainkan karakter yang sulit diubah.
Tak lama berselang dari insiden itu, ia absen karena cedera saat menghadapi Torino FC dan hanya tampil sebagai pemain pengganti saat melawan SSC Napoli.
Rentetan situasi tersebut membuat Milan mulai melunak dalam mempertahankan pemain berusia 26 tahun itu.
Jika sebelumnya Leao dianggap “tidak tersentuh”, kini klub disebut telah membuka pintu keluar, bahkan dengan harga yang lebih realistis mengikuti kondisi pasar.
Milan sendiri juga disebut ingin mengurangi beban gaji sekaligus mengumpulkan dana segar dari penjualan pemain dengan bayaran tertinggi di skuad.
Baca juga: 20 Tahun Tak Terkalahkan di Camp Nou, Barcelona Dominan atas Atletico Madrid
Di tengah situasi tersebut, klub raksasa Spanyol Barcelona kembali dikaitkan dengan Leao.
Klub asal Catalan itu memang sudah lama memantau sang pemain, bahkan sempat mencoba merekrutnya ketika gagal mendapatkan Nico Williams.
Namun saat itu, tuntutan harga di atas €100 juta membuat transfer mustahil terealisasi.
Kini, dengan harga yang jauh lebih rendah, peluang transfer secara teori lebih terbuka.
Meski demikian, Barcelona dilaporkan belum menjadikan Leao sebagai prioritas utama pada bursa transfer mendatang.
Ada kemungkian keputusan Barca untuk merealisasikan transfer Leao ini juga bergantung pada pemain pinjaman mereka Marcus Rashford.
Saat ini Rashford cukup nyetel dengan permainan Barcelona, namun status untuk dipermanenkan dari peminjaman Manchester United masih belum menemui kejelasan.
Jika tidak mempermanenkan pemain MU itu, bisa jadi Barca akan kembali melirik Leao untuk direkrut mengisi posisi winger mereka.
Kontrak Leao sendiri masih berlaku hingga Juni 2028. Selama berseragam Milan, ia telah mencatatkan 80 gol dan 64 assist dari 285 penampilan.
Dengan situasi yang terus berkembang, beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu masa depan Leao.
Performa di sisa musim serta dinamika negosiasi akan menentukan apakah Milan benar-benar melepas salah satu aset berharganya dengan harga “diskon besar”.
(Tribunnews.com/Tio)