TRIBUNNEWS.COM - Timnas Futsal Indonesia dipastikan akan berhadapan dengan Vietnam di babak semifinal Piala AFF 2026.
Kepastian itu diketahui setelah laga terakhir fase grup A antara Vietnam vs Thailand pada Rabu (8/4/2026).
Vietnam kalah dengan skor 4-2 dari tuan rumah Thailand, sehingga harus puas finis sebagai runner up grup A.
Di babak pertama Thailand unggul cepat lewat skema bola mati. Itticha dan Sarawut mencetak gol dari situasi sepak pojok, membuat Vietnam tertinggal 0-2.
Tu Minh Quang memperkecil ketertinggalan jadi 1-2 lewat tendangan voli indah, namun Mintada kembali memperlebar jarak jadi 3-1 untuk Thailand.
Dua gol tercipta saat Vietnam memainkan skema power play. Mereka membuka asa dengan mengecilkan skor menjadi 2-3.
Namun, kesalahan pemain Vietnam membuat keunggulan Thailand kembali melebar dan memastikan laga berakhir dengan skor 4-2.
Dengan hasil ini, Thailand lolos ke semifinal berstatus juara grup A setelah menyapu bersih tiga kemenangan di fase grup.
Thailand mengemas 9 poin, diikuti Vietnam dengan 6 poin, lalu Timur Leste tiga poin setelah mengalahkan Myanmar yang tanpa poin.
Jumat, 10 April 2026 - Aula Nonthaburi, Thailand
Status juara grup yang disabet Thailand membuat sang tuan rumah terhindar dari melawan Indonesia pada babak semifinal.
Hal ini karena Indonesia juga berstatus juara grup B setelah sebelumnya mengalahkan Australia lewat pertandingan dramatis dengan skor 3-2.
Kemenangan itu membuat Indonesia menyapu bersih tiga laga fase grup, dan sama seperti Thailand juga mengemas 9 poin, diikuti Australia 6 poin.
Dengan format juara grup lawan runner up, maka Indonesia akan bertemu Vietnam, sedangkan Thailand vs Australia.
Laga semifinal Piala AFF Futsal 2026 akan digelar pada Jumat (10/4) di Aula Nonthaburi Thailand
Indonesia dijadwalkan bermain pada pukul 17.00 WIB, baru setelahnya tersaji duel Thailand vs Australia.
Menghadapi Vietnam di semifinal, Timnas Indonesia bermodalkan catatan impresif.
Kemenangan dramatis atas Australia dengan skor 3-2 bukan sekadar memastikan status juara grup bagi Timnas Indonesia.
Lebih dari itu, hasil ini menegaskan konsistensi performa skuad Garuda yang terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Dengan hasil tersebut, Timnas Indonesia kini mencatatkan 10 pertandingan tanpa kekalahan—sebuah pencapaian yang mencerminkan stabilitas permainan sekaligus mentalitas yang semakin matang.
Tak hanya dominan di kawasan Asia Tenggara, Indonesia juga mampu bersaing dengan tim kuat seperti Timnas Iran di Piala Asia Januari lalu, menunjukkan bahwa level permainan Garuda semakin meningkat di kancah internasional.
Meski begitu, tantangan kali ini sangatlah berbeda karena materi skuad yang digunakan Hector Souto sangat berbeda dibanding kompetisi sebelumnya.
Namun yang pasti, jika tren positif ini mampu dipertahankan, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi salah satu kandidat kuat untuk meraih gelar di turnamen mendatang.
10 Laga Terakhir Indonesia
(Tribunnews.com/Tio)