Bacaan Doa Penutup Majelis: Teks Arab, Latin, dan Maknanya
Pipit Maulidya April 09, 2026 01:04 AM

 

SURYA.CO.ID - Setiap kali kita berkumpul dalam sebuah pertemuan, baik itu pengajian, rapat, maupun sekadar silaturahmi, tentu tidak luput dari kesalahan lisan.

Dalam Islam, terdapat tuntunan untuk mengakhiri pertemuan tersebut dengan Doa Kaffaratul Majelis atau doa penutup majelis.

Doa ini berfungsi sebagai pelebur dosa dan pembersih diri dari hal-hal kurang bermanfaat yang terjadi selama perkumpulan berlangsung.

Baca juga: Makna Doa Allahumma Inni As’aluka Ilman Naafi’an Lengkap Teks Arab-Latin

Teks Doa Penutup Majelis (Kaffaratul Majelis)

Berikut adalah bacaan doa penutup majelis sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW, mengutip laman resmi Nahdlatul Ulama (NU):

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.

Artinya: "Maha Suci Engkau Ya Allah, segala pujian untuk-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau dan aku meminta ampunan dan bertaubat pada-Mu."

Dalil dan Keutamaan Doa Penutup Majelis

Membaca doa ini bukan sekadar tradisi, melainkan anjuran langsung dari Rasulullah SAW.

Hal ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ahmad dari sahabat Abu Barzah Al-Aslami:

عَنْ أَبِى بَرْزَةَ الأَسْلَمِىِّ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ بِأَخَرَةٍ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَقُومَ مِنَ الْمَجْلِسِ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ لَتَقُولُ قَوْلاً مَا كُنْتَ تَقُولُهُ فِيمَا مَضَى. قَالَ : كَفَّارَةٌ لِمَا يَكُونُ فِى الْمَجْلِسِ

Artinya: Dari Abu Barzah Al-Aslami, berkata bahwa Rasulullah SAW di akhir majelis ketika hendak berdiri meninggalkan majelis berkata: "Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik." Ada seseorang yang bertanya, "Wahai Rasulullah, engkau mengucapkan suatu perkataan yang tidak biasa engkau ucapkan sebelumnya." Beliau bersabda: "Doa itu sebagai penambal (kaffarah/penebus) kesalahan yang dilakukan dalam majelis." (HR. Abu Daud No. 4857 dan Ahmad 4:425).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.