Masih Ingat Aprilio Manganang Kowad TNI yang Ternyata Laki-laki? Begini Kabarnya Sekarang
Indry Panigoro April 09, 2026 01:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID,SANGIHE - Masih ingat Aprilio Manganang atau Aprilio Perkasa Manganang?

Dulu dikenal sebagai prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) TNI dan atlet voli putri nasional, Aprilio Perkasa Manganang sempat mengejutkan publik setelah terungkap bahwa dirinya sebenarnya berjenis kelamin laki-laki akibat kondisi medis sejak lahir.

Kini, setelah melewati berbagai proses, ia menjalani hidup barunya sebagai pria dan memilih fokus menjadi pelatih voli, aktif membina atlet muda serta membangun generasi olahraga dari daerah asalnya di Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut).

Lahir di Sangihe pada 27 April 1992, pria yang akrab disapa Prilio ini memiliki rekam jejak gemilang di dunia voli.

Ia pernah mempersembahkan medali perak pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, serta medali perunggu pada SEA Games 2013 dan 2015.

Tak hanya di level internasional, prestasinya di ajang Proliga juga menonjol dengan raihan gelar juara pada musim 2015, 2016, 2017, dan 2019.

Ia juga mengoleksi penghargaan individu seperti Most Valuable Player (MVP) Proliga 2016, 2017, dan 2019, serta MVP Thai-Denmark Super League 2019 di Thailand.

Kini di usia 33 tahun, Aprilio memilih terjun ke dunia kepelatihan.

Ia aktif membina atlet muda melalui Akademi MPB yang telah memiliki lebih dari 130 atlet.

Baginya, berbagi pengalaman dan membentuk mental serta disiplin generasi muda menjadi tujuan utama.

Meski begitu, ia mengakui tantangan dalam membagi waktu antara pekerjaan utama dan aktivitas melatih.

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berkontribusi selama memiliki waktu luang.

Bersama rekannya Armansyah, Aprilio juga memiliki harapan besar agar atlet-atlet muda dari Sangihe bisa menembus klub-klub besar di luar daerah, bahkan hingga ke level profesional seperti Proliga.

Ia menilai keterbatasan akses selama ini menjadi kendala utama yang harus diatasi.

“Harapan saya ada anak-anak dari Sangihe yang bisa mengikuti jejak saya, bergabung dengan klub besar, dan meraih mimpi mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran akademi yang dibinanya menjadi salah satu jalan untuk membuka peluang tersebut.

Di akhir pernyataannya, Aprilio membagikan pesan sederhana namun kuat. Jangan pernah menyerah dan terus berkarya karena hidup hanya sekali.

Awal Mula Aprilia Manganang Disebut laki-laki

Sosok Aprilio sebelumnya sempat menjadi sorotan nasional.

Ia diketahui menjalani kehidupan sebagai perempuan selama 28 tahun dan sempat bergabung sebagai prajurit Kowad TNI.

Aprilio dulunya bernama Aprilia Manganang dan juga merupakan atlet voli Timnas Putri Indonesia.

Namun pada 2021, hasil pemeriksaan medis yang dilakukan di RSPAD Gatot Subroto mengungkap bahwa ia berjenis kelamin laki-laki.

Aprilio menjadi jadi pembahasan publik.

Itu setelah Jenderal Andika Perkasa yang dulunya menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI mengungkap jika sebenarnya Aprilia Manganang adalah seorang laki-laki.

Dalam keterangannya, Selasa (9/3/2021) sore WIB, Jenderal TNI Andika Perkasa berdasarkan hasil pemeriksaan, Aprilia Manganang adalah laki-laki.

Pada konferensi pers itu juga, Aprilia Manganang memberikan keterangan secara virtual dari RSPAD Gatot Subroto.

KABAR: Aprilio Manganang mantan atlet voli nasional. Ternyata kini latih puluhan anak di Sangihe.
KABAR: Aprilio Manganang mantan atlet voli nasional. Ternyata kini latih puluhan anak di Sangihe. (Tribun Manado/Eduard Joanly Tahulending)

Menunggu selama 28 tahun

Saat diminta keterangan, Aprilia Manganang sangat bersyukur karena telah dibantu menjalani proses perubahan jenis kelamin ini.

"Ini momen yang sangat saya tunggu. Saya sangat bahagia. Saya berterima kasih kepada semua dokter yang sudah membantu saya," kata Aprilia Manganang.

"Selama 28 tahun, saya sudah menunggu hal ini. Saya bersyukur karena tahun ini bisa tercapai," tutur Aprilia Manganang.

Alami hipospadia 

Aprilia Manganang dipastikan berjenis kelamin laki-laki dari hasil pemeriksaan medis yang sudah dilakukan sejak 3 Februari 2021.

Menurut  Jenderal Andika Perkasa, Aprilia Manganang mengalami hipospadia atau kelainan organ reproduksi ketika dilahirkan.

Karena keterbatasan peralatan medis ketika itu, Aprilia Manganang ditetapkan berjenis kelamin perempuan hanya dari tampilan fisik.

Aprilia Manganang ketika lahir tidak mendapatkan perawatan atau pemeriksaan lanjutan meskipun diketahui mengalami hipospadia.

Hal itu tidak lepas dari keterbatasan ekonomi keluarga Aprilia Manganang.

Ubah Nama dan Jenis Kelamin di KTP

Diketahui, Aprilia Manganang tercatat sebagai perempuan di akta kelahiran maupun di kartu tanda penduduk (KTP).

Namun kemudian berubah ketika Andika Perkasa dan pejabat TNI lainnya melihat ada kejanggalan dari fisik Aprilia Manganang.

Dari hasil pengamatan fisik tersebut, Andika Perkasa pada akhirnya langsung meminta Aprilia Manganang menjalani pemeriksaan medis hingga operasi perubahan jenis kelamin.

Jajaran TNI juga akan mengakomodasi seluruh proses dokumen-dokumen terkait perubahan identitas, termasuk di antaranya pergantian nama dan jenis kelamin.

Peruibahan nama sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Kependudukan.

Andika berharap Pengadilan Negeri Tondano memberikan dan menetapkan perubahan nama tersebut.

 "Dari nama sebelumnya, kepada nama yang nanti akan dipilih oleh Sersan Manganang dan orang tuanya," ujar Andika seperti dilansir dari Antara.

Lebih Banyak Organ Laki-laki daripada Wanita

Ya mantan atlet voli Timnas Putri Indonesia, Aprilia Manganang, dipastikan berjenis kelamin laki-laki.

Jenis kelamin Aprilia ini diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Menurut penjelasan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, Aprilia lebih banyak memiliki organ-organ seorang laki-laki.

Bahkan, menurut Andika, Aprilia sama sekali tak memiliki organ internal kelamin wanita.

"Dari hasil pemeriksaan itu, dilihat dari urologi, ternyata Sersan Manganang lebih memiliki organ-organ jenis kelamin laki dan bahkan tidak ada organ internal jenis kelamin wanita," terang KSAD Andika Perkasa, Selasa (9/3/2021), dilansir Kompas.com.

Andika menambahkan, Aprilia Manganang mengidap hipospadia sejak lahir.

Hipospadia adalah adanya kelainan sistem reproduksi pada seseorang.

Aprilio Manganang bermain voli memperkuat Tim Voli Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo atau BSG Tagulandang, di Tagulandang, Minggu (11/8/2024).
Aprilio Manganang bermain voli memperkuat Tim Voli Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo atau BSG Tagulandang, di Tagulandang, Minggu (11/8/2024). (Tribun Manado/Eduard Joanly Tahulending)

Sosok Aprilio Manganang

Mengutip Wikipedia, Aprilia lahir di Tahuna, Sulawesi Utara pada 27 April 1992.

Ia memulai kariernya sebagai atlet voli secara profesional pada 2011 ketika bergabung dengan tim Alco Bandung.

Sejak saat itu, Aprilia Manganang tercatat sudah memenangi kompetisi Proliga sebanyak empat kali.

Mengutip Kompas.com, tiga dari empat kemenangan tersebut ia raih saat tergabung di Jakarta Elektrik PLN pada 2015, 2016, dan 2017.

Tak hanya itu, Aprilia juga pernah tergabung dalam timnas voli putri untuk SEA Games 2017.

Saat itu, timnya berhasil meraih medali perak.

Memiliki karier cemerlang di dunia voli, Aprilia memutuskan pensiun pada September 2020 silam.

Hal ini ia sampaikan lewat Instagram pribadinya, @manganang92.

"Saya Aprilia Manganang resmi mengundurkan diri dari dunia voli," tulisnya. 

Namun update terbaru, Rabu 8 April 2026, Aprilia Manganang kini memilih menjadi pelatih voli.

 (Tribunmanado.co.id/Edu/Ind)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.