Paparan Timbal pada Anak Sering Tak Terlihat, Dampaknya Bisa ke Otak hingga Perilaku
Muhammad Zulfikar April 09, 2026 05:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang tua mungkin tidak menyadari bahwa ancaman kesehatan pada anak tidak selalu datang dari penyakit yang terlihat.

Ada paparan lingkungan yang masuk perlahan tanpa gejala, salah satunya adalah timbal. 

Baca juga: Cegah Risiko Kesehatan, Arsitek Sarankan Masyarakat Tak Gunakan Material Berbahan Timbal

Timbal merupakan logam berat yang bisa berdampak serius pada tumbuh kembang anak.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Emergensi dan Terapi Intensif Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), DR dr. Irene Yuniar, Sp.A, Subsp ETIA(K) menjelaskan, paparan timbal bisa masuk ke tubuh anak melalui berbagai jalur, mulai dari udara, makanan, hingga sentuhan sehari-hari.

Baca juga: MBG Versi China Bikin 200 Siswa TK Keracunan Timbal, Pejabat Lokal Disuap Investor demi Tutupi Kasus

“Karena dia sangat rentan. Anak itu dengan daya tahan tubuhnya nggak mampu lawan infeksi atau zat-zat lainnya,” ujarnya pada diskusi media di Balai Budaja di Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026). 

Kerentanan ini membuat anak jauh lebih berisiko dibanding orang dewasa. 

Organ tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan, sehingga belum mampu memproses atau menetralisir zat berbahaya secara optimal.

Tidak hanya itu, ukuran tubuh anak yang lebih kecil serta sistem detoksifikasi yang belum matang membuat zat berbahaya lebih mudah berdampak.

Paparan timbal bisa berasal dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti cat yang mengelupas, pipa air yang sudah tua, hingga polusi udara.

Bahkan, mainan anak yang catnya terkelupas juga bisa menjadi sumber paparan jika tidak memenuhi standar keamanan.

Paparan timbal adalah kondisi ketika tubuh terkontaminasi logam berat timbal (Pb) dari lingkungan, makanan, air, atau udara.

Timbal sangat beracun, terutama bagi anak-anak, dan tidak ada batas aman paparan—bahkan kadar rendah bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Dalam beberapa kasus, paparan ini juga bisa terjadi secara tidak langsung dari orang tua. 

Yang menjadi perhatian, dampak timbal tidak selalu langsung terlihat. Anak bisa tampak sehat, tetapi mengalami gangguan yang baru terasa dalam jangka panjang.

Baca juga: Waspada! Bahaya Logam Timbal pada Pipa Bagi Kesehatan, Ketahui Cara Pencegahannya

Mulai dari penurunan kemampuan belajar, gangguan konsentrasi, hingga perubahan perilaku.

“Kalau ada terganggu di tengah perkembangan, teman-teman bisa bayangin bagaimana dia akan merusak ke depannya,” jelasnya.

Paparan timbal juga dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan lain, seperti anemia, gangguan ginjal, hingga gangguan sistem saraf.

Dalam kadar tertentu, bahkan dapat memengaruhi kecerdasan atau IQ anak, meskipun sering kali tidak terdeteksi sejak awal.

Yang membuat situasi ini semakin kompleks, pemeriksaan kadar timbal tidak rutin dilakukan pada anak.

Akibatnya, banyak kasus yang tidak teridentifikasi sejak dini.

Karena itu, langkah pencegahan menjadi sangat penting. Mulai dari menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan dengan benar, hingga memastikan lingkungan bermain anak aman.

Selain itu, orang tua juga perlu lebih teliti dalam memilih produk untuk anak, termasuk mainan dan perlengkapan rumah tangga.

Kesadaran terhadap paparan lingkungan menjadi kunci penting, karena ancaman ini tidak selalu terlihat, tetapi dampaknya bisa memengaruhi masa depan anak.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.