TRIBUNNEWS.COM - Hasil leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026 diwarnai kekalahan 0-2 Liverpool atas Paris Saint-Germain (PSG) di Parc des Princes, Prancis, Kamis (9/4) dini hari WIB.
Gol pembuka kemenangan PSG lahir melalui aksi pemain muda Desire Doue pada menit ke-11. Keunggulan itu bertahan hingga waktu turun minum sebelum akhirnya kembali bertambah di babak kedua.
Khvicha Kvaratskhelia kemudian memastikan kemenangan PSG lewat gol cantik yang tercipta pada menit ke-65.
Kemenangan dua gol tanpa balas dalam duel PSG vs Liverpool ini menempatkan satu kaki tuan rumah di babak semifinal.
Les Parisiens, julukan PSG, cukup bermain imbang pada leg kedua di kandang Liverpool, Anfield Stadium, tengah pekan depan.
Pasca-pertandingan, kemenangan meyakinkan atas Liverpool tak membuat pelatih PSG, Luis Enrique puas. Sebaliknya, penyesalan membayangi mantan pelatih Barcelona itu.
Usut punya usut, penyesalan pelatih asal Spanyol itu disebabkan ketidakmampuan anak asuhnya mencetak banyak gol ke gawang Liverpool.
"Kami menampilkan performa yang sesuai dengan harapan para pendukung kami. Suasananya luar biasa, performanya luar biasa. Kami pantas mendapatkan lebih banyak gol," ujar Luie Enrique setelah pertandingan, dikutip dari laman RMC.
“Kami sedikit kecewa karena tidak mencetak lebih banyak gol, tetapi inilah Liga Champions," keluh pelatih berusia 55 tahun.
Secara permainan, tuan rumah memang mendominasi atas The Reds.
Liverpool gagal mencatatkan satu pun upaya tepat sasaran dan hanya membukukan 26 persen penguasaan bola sepanjang laga.
Baca juga: Jadwal Leg 2 Perempat Final Liga Champions: Real Madrid dan Barcelona di Ambang Tersingkir
Sebaliknya, PSG mengoleksi 18 upaya ke gawang dengan empat tergolong peluang besar (big chance) dan angka ekspektasi gol 2,20 xG.
Beberapa upaya emas tambahan dari Kvaratskhelia dan Doue bisa dihalau kiper cadangan Liverpool, Giorgi Mamardashivili yang melakukan total empat penyelamatan sepanjang laga.
Sementara, upaya-upaya lain dari Ousmane Dembele mengangkasa dan menghantam tiang gawang.
Penyesalan tidak banyak mencetak gol ke gawang Liverpool juga dilontarkan penggawa PSG, Kvaratskhelia.
"Kami memiliki kesempatan untuk mencetak lebih banyak gol, seharusnya kami bisa mengubur peluang di saat-saat tertentu," ujar Kvaratskhelia di Canal+.
Hal serupa juga disampaikan gelandang muda berbakat Warren Zaire-Emery yang sempat memenangkan penalti usai dijatuhkan Ibrahima Konate sebelum keputusan tersebut diubah setelah wasit melihat monitor
"Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol, sungguh disayangkan," tutur Warren Zaire-Emery.
"Skor 2-0 sudah hasil bagus tetapi belum ada yang pasti. Kami akan pergi ke Anfield dengan niat sama, dengan ide untuk memenangkan laga."
"Kami harus fokus dan melakukan hal sama seperti di sini. Kami selalu mencoba mempersiapkan pertandingan dengan cara sama, bermain setinggi mungkin di separuh lapangan lawan."
"Melawan mereka, tim ini memiliki banyak peluang, seharusnya bisa memanfaatkannya."
Sementara, Achraf Hakimi mengutarakan bahwa skor 2-0 membuat segala hal belum pasti jelang pertemuan kedua nanti.
"Saya pikir kami punya beberapa peluang untuk mencetak lebih banyak gol," ujarnya.
"Kami membuat Liverpool tetap punya harapan. Kami ingin terus bermain dengan strategi sama, yang telah kami lakukan untuk waktu lama," pungkas mantan pemain Inter Milan.
(Tribunnews.com/Giri)