TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf atau Gus Irfan, memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 telah rampung.
Dirinya mengatakan penerbitan visa jemaah yang sudah mencapai 100 persen.
"Alhamdulillah persiapan sudah selesai semua, visa sudah seratus persen keluar," ujar Irfan di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Rabu (8/4/2026).
Selain visa, dirinya juga memastikan distribusi Kartu Nusuk telah tiba seluruhnya di Indonesia dan siap dibagikan.
Kartu Nusuk Haji adalah kartu identitas resmi berbentuk fisik dan digital yang diterbitkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk jemaah haji, berfungsi sebagai alat verifikasi visa resmi hingga syarat akses ke area terutama Armuzna.
"Kartu Nusuk tadi pagi saya panggil perwakilan syarikat, mereka menyatakan seratus persen sudah di Indonesia semua, tinggal membagi kepada jemaah nanti dan diaktifkan di Indonesia," jelasnya.
Gus Irfan menambahkan tahapan keberangkatan jemaah haji Indonesia akan segera dimulai dalam waktu dekat.
Jemaah dijadwalkan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026 dan diberangkatkan ke Tanah Suci sehari setelahnya.
Dirinya mengimbau para jemaah agar tidak lagi merasa khawatir terhadap keberangkatan maupun biaya tambahan.
"Jemaah kita harapkan tenang, tidak perlu galau lagi berangkat atau tidak, insya Allah tetap berangkat," katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, memastikan tidak ada penambahan biaya haji yang dibebankan kepada jemaah.
"Tidak perlu galau lagi apakah harus nambah biaya, karena sudah dipastikan pemerintah tidak ada penambahan biaya kepada jemaah. Tinggal jemaah menyiapkan diri secara batin maupun secara fisik untuk bisa menjalankan ibadah haji dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.