TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Kecamatan Makasar, Jakarta Timur masih menelusuri penyebab hilangnya pelat besi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Simpang Cawang.
Camat Makasar, Dimas Prayudi mengatakan hingga pihaknya belum dapat memastikan apakah terdapat unsur pencurian dalam kasus hilangnya pelat besi JPO tersebut.
"Sampai sekarang belum diketahui kenapa pelat yang ada di JPO tidak ada. Kami yakin dukungan dari masyarakat untuk bisa melaporkan terus berkaitan dengan pelayanan," kata Dimas, Kamis (9/4/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara Kecamatan Makasar panjang pelat besi JPO Simpang Cawang yakni sekitar 3 meter, namun kini sudah diperbaiki Sudin Bina Marga Jakarta Timur.
Pihak Kecamatan Makasar mengimbau agar memiliki informasi atau mendapati fasilitas publik yang rusak dapat segera melapor ke petugas, ataupun layanan laporan pengaduan.
"Segera laporkan kepada kanal-kanal pengaduan yang ada di Pemprov DKI Jakarta. Selama memang masuk menjadi kewenangan kami, akan tindak lanjut penyelesaian masalah," ujar Dimas.
Sebelumnya kondisi JPO Simpang Cawang di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur viral karena bagian pelat lantai JPO yang hilang.
Merujuk postingan beredar tampak pelat besi lantai JPO Simpang Cawang hilang, sehingga hanya tersisa bagian rangka besi JPO yang dapat digunakan sebagai pijakan para pejalan kaki.
"Info ada perusakan JPO, besinya hilang. Lokasi di dekat underpass UKI arah Halim," kata pelapor sebagaimana dalam postingan akun Instagram @info_jakartatimur.