Bahas Polemik Pertambangan di Routa Konawe Sulawesi Tenggara, DPD RI Serap Aspirasi Masyarakat
Amelda Devi Indriyani April 09, 2026 10:50 AM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Agenda kunker ini berlangsung di Aula Kantor BKPSDM Pemkab Konawe, Kecamatan Unaaha, Selasa (7/4/2026) pagi.

Hadir Anggota DPD RI Dapil Sultra, La Ode Umar Bonte, Wakil Ketua Komite III DPR RI A Abd Waris Halid, Perwakilan Kementerian, ESDM RI, PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM), Pemkab Konawe, dan pihak terkait lainnya.

Kunjungan DPD RI ini untuk memberikan layanan advokasi penyelesaian persoalan yang terjadi di kawasan pertambangan Kecamatan Routa.

La Ode Umar Bonte mengatakan pihaknya ingin memastikan investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Konawe.

Baca juga: Membangun Jembatan Digital di Routa Konawe Sulawesi Tenggara Melalui Internet Desa

"Kami akan kaji terlebih dahulu, rapat pertemuan hari ini bukan keputusan, tapi kami sudah mengumpulkan data-data dari berbagai pihak, yang nantinya akan ditindaklanjuti di pusat," jelasnya.

Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, mengatakan investasi yang masuk di wilayah yang dipimpinnya memiliki kontribusi terhadap pendapatan daerah yang nilainya mencapai kurang lebih Rp290 miliar.

"Kami pemerintah daerah membuka diri untuk investasi. Berdasarkan data Dana Bagi Hasil yang akan masuk tahun ini, penerimaannya berasal dari pertambangan dan lainnya," ujarnya.

Bahas Polemik Pertambangan di Routa Konawe Sulawesi Tenggara, DPD RI Serap Aspirasi Masyarakat
DPD RI DI KONAWE - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), berlangsung di Aula Kantor BKPSDM Pemkab Konawe, Kecamatan Unaaha, Selasa (7/4/2026) pagi. Kunjungan DPD RI ini untuk memberikan layanan advokasi penyelesaian persoalan yang terjadi di kawasan pertambangan Kecamatan Routa.

Syamsul mengatakan dampak masuknya investasi di daerah tergambar dari pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, beasiswa, dan lainnya.

Mantan Camat Routa (2016-2025), Halim, mengatakan keberadaan perusahaan baik pertambangan dan perkebunan memberi dampak peningkatan perekonomian.

Warga Desa Lalomerui, Aspin, saat diwawancarai awak media mengatakan hadirnya perusahaan membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat.

Baca juga: Jalan Penghubung Antar Desa di Routa Konawe, Dukung Infrastruktur, Ekonomi Warga di Lingkar Tambang

“Awalnya warga setempat mencari nafkah dari pertanian, karena minimnya pekerjaan, Alhamdulillah sejak adanya perusahaan PT SCM membuka peluang pekerjaan kepada masyarakat yang sebesar-besarnya,” kata Aspin.

Warga mendukung investasi melalui perusahaan pertambangan, sebab memberi dampak positif terhadap pendidikan hingga pemberdayaan masyarakat setempat, termasuk pembangunan infrastruktur, dengan mempermudah akses jalan.

"Sejak hadirnya investasi PT SCM penigkatan jalan dirasakan masyarakat, kita kenal Routa jalannya ekstrim, butuh perjalanan 3 hari hingga berminggu-minggu, namun saat ini akses jalan ke Routa bisa ditempuh hanya 8 jam,” kata Randi, warga Kelurahan Routa.

Kehadiran PT SCM di Konawe bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, sehingga bisa terus maju dan berkembang. (*)

(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.