BANGKAPOS.COM, BANGKA - Founder & CEO Sagha Group Hanta Yuda Rasyid (HYR) memberikan apresiasi sebesar Rp1 juta kepada ratusan guru honorer dan informal meliputi guru ngaji dan TPA di Pangkalpinang.
Ratusan guru tersebut menerima apresiasi sebesar Rp1 juta pada acara Halal Bihalal dan Temu Kangen Guru se-Pangkalpinang dan Alumni Semua Angkatan SDN 13 Pangkalan Baru, SMPN 5 dan SMAN 3 Pangkalpinang.
Hanta Yuda mengatakan apresiasi kepada para guru tersebut merupakan sebuah bentuk penghormatan dan perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan. Dia menilai semua guru punya andil besar dalam membantu mencerdaskan kehidupan bangsa termasuk di Pangkalpinang.
“Saya juga mengundang dengan hormat guru di kota Pangkalpinang, guru informal, guru honorer, guru TPA, guru ngaji, kita berikan apresiasi. Tadinya Rp500 ribu tapi disini saya naikkan jadi Rp1 juta per orang,” kata Hanta Yuda di Pangkalpinang.
Selain memberikan apresiasi kepada guru informal di Pangkalpinang, Founder dan Presiden Arroyyan-HYR Indonesia itu juga memberikan bantuan pendidikan kepada sekolah masa kecil Hanta Yuda dulu. Total Rp500 juta diberikan Hanta Yuda untuk SDN 13 Pangkalanbaru, PAUD dan TPA di Pedindang.
“Saya di kesempatan ini buat SD plus TPA ditambah PAUD di Desa Pedindang, saya memberikan apresiasi sebesar Rp500 juta,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, dia juga menyampaikan sudah memberikan bantuan pendidikan kepada SMPN 5 dan SMAN 3 Pangkalpinang hingga total Rp2 miliar serta beasiswa masing-masing Rp2 juta bagi 51 siswa berprestasi dari kedua sekolah tersebut.
Harapnya bantuan itu dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas sekolah, mendorong penguatan prestasi, hingga melahirkan lulusan berkualitas.
“Terkait pembangunan sarana seperti masjid di SMPN 5, saya sudah lihat, Insha Allah masjidnya indah dan bisa segera terealisasi,” tutur pendiri sekolah karakter dengan beasiswa sampai lulus Arroyyan-HYR Character Boarding School (ACBS) ini.
Bahkan sosok yang dikenal sebagai pribadi sangat menghormati jasa para gurunya ini juga telah memberangkatkan 66 guru semasa sekolah dulu beserta keluarganya untuk menunaikan ibadah umrah VIP melalui Sagha Tour.
Para guru tersebut juga menerima penghargaan Lifetime Achievement, Tabungan Bakti Guru senilai Rp15 juta, serta 3 gram emas atau logam mulia sebagai bentuk apresiasi.
Lanjutnya Founder & Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia ini menegaskan, memajukan pendidikan di Pangkalpinang merupakan bentuk cinta terhadap tanah kelahirannya.
Menurutnya, pengabdian kepada negara bisa diwujudkan dalam bentuk apa saja, termasuk memberikan bantuan dan apresiasi kepada semua elemen pendidikan.
“Saya mencintai tempat kelahiran saya, SD Pedindang, SMPN 5 Pangkalpinang, SMAN 3 Pangkalpinang, berikan saya kesempatan mengabdi dengan cara saya sendiri,” tutupnya. (*/E0)