TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Angka kunjungan masyarakat ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Malinau, provinsi Kalimantan Utara, tercatat mengalami kenaikan signifikan sebesar 38 persen selama periode libur Idul Fitri 2026.
Berdasarkan data rekapitulasi Polres Malinau hasil pengamanan Operasi Ketupat menunjukkan sebanyak 1.726 orang memadati lima destinasi wisata utama yang tersebar di beberapa kecamatan sejak pertengahan Maret hingga April 2026.
Lonjakan pengunjung wisata domestik ini terjadi beriringan dengan menurunnya tren keberangkatan masyarakat ke luar daerah melalui jalur udara dan laut selama masa mudik.
Destinasi yang paling banyak diserbu pengunjung meliputi Pemandian Aulia di Desa Sembuak Warod, Sungai Semendurut di Desa Belayan, hingga Wisata Air Panas Semolon di Kecamatan Mentarang.
Baca juga: Harga Cabai Rawit di Kabupaten Malinau Turun Jadi Rp 80 Ribu Per Kg, Stok Berlimpah
Selain itu, objek wisata Tajan Park di Kecamatan Malinau Barat dan Wisata Tanah Olen di Desa Setulang juga mencatatkan angka kunjungan yang cukup tinggi dari warga lokal maupun luar daerah.
Kabag Ops Polres Malinau, Iptu Mardiman menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat mengunjungi lokasi wisata lokal meningkat drastis jika dibandingkan dengan data pada tahun sebelumnya.
"Total rekap semua mulai dari pelaksanaan mulai tanggal 13 sampai tanggal 24 Maret jumlah sekitar masyarakat yang berkunjung wisata baik masyarakat dari luar maupun dari Malinau sebanyak 1.726 orang," ujar Mardiman.
Dari lima lokasi yang dipantau, Wisata Tanah Olen di Desa Setulang menjadi destinasi paling favorit dengan jumlah kunjungan mencapai 856 orang dalam satu periode pengamanan.
Ada kenaikan tren sebanyak 38 persen karena mengakibatkan banyak masyarakat juga yang tidak mudik keluar kota sehingga banyak yang melaksanakan wisata khusus di Kabupaten Malinau, katanya.
Data ini memperkuat indikasi adanya pergeseran aktivitas masyarakat yang lebih memilih menghabiskan waktu libur di dalam daerah dibandingkan melakukan perjalanan mudik lintas provinsi.
(*)
Penulis : Mohammad Supri