Panduan Perjalanan ke Raja Ampat, Surga di Timur Indonesia
Roifah Dzatu Azmah April 09, 2026 05:45 PM

 

TRIBUNPAPUABARAT.COM - Raja Ampat di Papua Barat Daya dikenal sebagai surga wisata dengan pesona laut dan daratan yang menakjubkan.

Perjalanan menuju Raja Ampat bisa ditempuh melalui Sorong dengan jalur udara maupun laut, sesuai kebutuhan dan budget.

Raja Ampat menawarkan kekayaan bawah laut luar biasa, mulai dari terumbu karang, pari manta, hingga spot menyelam kelas dunia.

Tak hanya itu, pemandangan spektakuler di Piaynemo dan Wayag menghadirkan panorama pulau-pulau batu di tengah laut biru jernih.

Selain alamnya, keramahan masyarakat Papua di Desa Arborek juga menjadi daya tarik, menjadikan Raja Ampat benar-benar layak disebut surga di bumi.

Cara Pergi ke Raja Ampat

Bagi Anda yang berada di luar Provinsi Papua Barat, perlu melihat panduan perjalanan karena kawasan Raja Ampat yang cukup jauh.

Jika ingin menuju Raja Ampat, harus melalui Sorong terlebih dahulu.

Ada dua opsi transportasi yang bisa digunakan yakni melalui jalur udara dan laut.

Keduanya memiliki budget yang berbeda dan bisa disesuaikan jenis dan kelasnya.

Untuk penerbangan, akan mendarat di Bandara Domine Eduard Osok, Sorong.

Jika dari Jakarta, Lama waktu yang ditempuh adalah sekitar 4 hingga 7 jam.

Dengan harga di kisaran Rp 3,8 juta sampai Rp 6 jutaan tergantung maskapai dan kelas pesawatnya.

Sedangkan untuk jalur laut atau menggunakan kapal pelni, sekitar 5 hari 2 jam.

Dengan harga dari pelabuhan Tanjung Priok ke Sorong sekitar Rp 1.028.000.

Beberapa Kapal yang melalui rute Raja Ampat di antaranya KM Ciremai, KM Dobonsolo, dan KM Gunung Dempo.

Jadwal keberangkatan kapal Pelni juga tidak setiap hari, sehingga jika ingin menggunakan Kapal Pelni, kamu bisa cek di laman pelni.co.id.

Cara ke Kota Waisai Pintu Masuk Raja Ampat

Seusai sampai di Sorong, langkah selanjutnya yakni ke Kota Waisai bisa melalui jalur darat dan laut.

Jika menggunakan pesawat, bisa langsung dilakukan dari Bandara Domine Eduard Osok, Sorong menuju Marinda Raja Ampat.

Meski begitu, penerbangan ini tergantung kondisi cuaca, sehingga perlu mencari informasi lebih lanjut ke maskapai.

Cara kedua menggunakan kapal dengan start di pelabuhan Sorong.

Sehingga Anda bisa menggunakan jasa ojek atau angkot dengan trayek A atau B, juga bisa menggunakan taksi.

Estimasi waktu tempuh sekitar 10 menit.

Lalu di pelabuhan Sorong, Anda bisa mencari tiket kapal Ferry Sorong ke Waisai di Raja Ampat pake Kapal KMP Arar pada Sabtu pukul 08.00 WIT.

Waktu tempuh 5 jam dengan harga tiket Dewasa Rp 85.806 dan Anak Rp57.625, dikutip dari situs resmi asdp.id.
 

Kekayaan Raja Ampat

Raja Ampat terletak di jantung pusat segitiga karang dunia (Coral Triangle) dan merupakan pusat keanekaragaman hayati laut tropis terkaya di dunia saat ini, dikutip dari rajaampatkab.go.id.

Raja Ampat memiliki kekayaan dan keunikan spesies yang tinggi dengan ditemukannya 1.318 jenis ikan, 699 jenis moluska (hewan lunak) dan 537 jenis hewan karang.

Tidak hanya jenis-jenis ikan, Raja Ampat juga kaya akan keanekaragaman terumbu karang, hamparan padang lamun, hutan mangrove, dan pantai tebing berbatu yang indah.

Spot Menyelam

Ada banyak tempat menyelam dan snorkeling untuk dipilih di perairan yang luas ini.

Di antaranya adalah di Kabui Passage (lorong yang sangat sempit antara Waigeo dan Pulau Gam yang dilintasi oleh penjelajah Inggris terkenal, Alfred Russell Wallace pada tahun 1860), di sekitar Dermaga Pulau Arborek, Sawandarek, Yenbuba, Tembok Friwen, dan banyak lagi.

Selain itu pari manta juga jadi daya tarik wisatawan di Raja Ampat.

Dikutip dari Kompas.com, Manta Sandy merupakan tempat berkumpul, mencari makan, dan membersihkan diri pari manta.

Lokasinya berada di kawasan Selat Dampier ini cukup dekat dari Pulau Arborek, sekitar 15 menit dengan speedboat.

Spot di Atas Bukit

Meskipun kemegahan bawah lautnya luar biasa, lanskap di atas permukaannya sama-sama menakjubkan.

Seolah-olah dirancang dengan hati-hati, pulau-pulau kecil batu berada di tengah-tengah air biru jernih di Piaynemo.

Spot ini menawarkan beberapa pemandangan paling spektakuler di muka bumi.

Lebih jauh di Pulau Wayag, Anda juga akan menemukan formasi pulau-pulau batuan yang menakjubkan dalam skala yang lebih besar.

Temukan Spesies Endemik

Margasatwa Raja Ampat yang luar biasa tidak berhenti di bawah air.

Di tengah banyaknya hutan lebat di dalam pulau, orang masih dapat menemukan berbagai spesies burung termasuk Cendrawasih yang spektakuler atau burung Cendrawasih.

Ada empat jenis cenderawasih yang bisa dilihat di Sawinggrai, yakni cenderawasih merah (Paradisaea rubra), cenderawasih belah rotan (Cicinnurus magfinicus), cenderawasih kecil (Paradisaea minor), dan cenderawasih besar (Paradisaea apoda).

Dari empat jenis ini, cenderawasih merah menjadi maskot Desa Sawinggrai.

Untuk dapat menikmati tarian cenderawasih tersebut, wisatawan harus rela mendaki bukit Manjai Sawinggrai selama kurang lebih 30 menit.

Atraksi menari ini merupakan ritual kawin burung cenderawasih.

Para pejantan akan berkumpul untuk bersaing memperlihatkan keelokan bulunya untuk menarik perhatian burung betina.

Desa dengan Keramahan Orang Papua

Selain atraksi beragam alamnya, Raja Ampat juga menawarkan keramahan khas orang Papua.

Di Desa Wisata Arborek, Anda dapat menginap di sejumlah homestay dan berbaur dengan penduduk setempat sambil mengamati kehidupan sehari-hari dan tradisi unik mereka.

Desa Arborek jadi salah satu detinasi wisata populer dan pernah masuk dalam 50 besar dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.

Ketika sekelompok wisatawan tiba, mereka biasanya menampilkan tarian penyambutan tradisional tepat di dermaga dan menjamu para 'tamu' dengan berbagai lagu rakyat Papua.

Selain itu, ada salah satu yang menarik perhatian para wisatawan.

Laut Arborek dikenal sebagai lokasi persebaran pari manta.

Dengan semua keajaiban spektakulernya di pedalaman, di pantai, dan di luar perairan, dan suasana tenang yang berbeda yang jarang Anda temukan di tempat lain di bumi, Raja Ampat benar-benar menawarkan pengalaman terbaik yang hanya bisa diimpikan oleh orang-orang.

Jadi, apakah Anda seorang penyelam yang rajin, snorkeler sesekali, atau hanya seseorang yang menghargai keindahan dalam segala hal, Raja Ampat menyambut Anda di Surga di Bumi.

(TribunPapuaBarat.com/ RDZ)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.