Pemprov Papua Barat dan YPMAK Teken PKS Demi Cetak SDM Unggul
Marius Frisson Yewun April 09, 2026 04:27 PM

 

TRIBUN-PAPUA.COM, MANOKWARI – Pemerintah Provinsi Papua Barat resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) di Manokwari, Rabu (8/4/2026).

Agenda tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kendaraan operasional kepada SMA Taruna Kasuari Nusantara (TKN) Papua Barat.

PKS ini jadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan mitra strategis untuk mendorong pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di sektor pendidikan.

Melalui program ini, mereka berupaya mempermudah akses bagi putra-putri daerah untuk mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah berasrama berkualitas, guna meningkatkan kemampuan intelektual dan spiritual mereka.

Baca juga: YPMAK Jadi Mesin Pencetak SDM Unggul, Kini Biayai 4.000 Anak Papua di Dalam dan Luar Negeri

Ketua Pengurus YPMAK, Dr Leonardus Tumuka, menegaskan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah dibangun sebelumnya.

“Kerja sama ini adalah turunan dari MoU yang sudah kita bangun. Kami berharap langkah ini semakin memperkuat upaya bersama dalam menciptakan generasi Papua yang unggul,” ujarnya.

Leonardus menambahkan, selama lebih dari 29 tahun YPMAK konsisten menyalurkan program beasiswa bagi anak-anak Papua, terutama dari wilayah Mimika.

Program tersebut diharapkan melahirkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. 

Baca juga: Targetkan Kursi Lembaga Negara, YPMAK Susun Strategi Baru Pembinaan Anak Papua

“Harapan kami ke depan, anak-anak Papua tidak hanya masuk perguruan tinggi negeri, tetapi juga menembus sekolah kedinasan dan institusi unggulan lainnya,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat melalui sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan, Barnabas Dowansiba, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama strategis tersebut.

“Perjanjian kerja sama ini merupakan komitmen bersejarah yang mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun tanah Papua yang kita cinta bersama,” ujarnya.

Pemprov Papua Barat menilai YPMAK sebagai mitra konsisten dalam mendukung pemberdayaan masyarakat adat melalui program pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi berbasis kearifan lokal.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah menyerahkan bantuan kendaraan operasional kepada SMA Taruna Kasuari Nusantara untuk menunjang aktivitas belajar mengajar dan mobilitas sekolah.

Baca juga: Pekerja Proyek Pemerintah Wajib Masuk Jaring Pengaman Sosial

“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan pendidikan dan mencetak generasi muda Papua yang berdaya saing,” lanjut Barnabas.

Pemprov menegaskan, kerja sama yang ditandatangani tidak boleh berhenti pada seremoni semata, melainkan harus diwujudkan melalui program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kerja sama ini harus ditindaklanjuti dengan program terukur dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Papua Barat,” tegasnya.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir generasi muda Papua yang unggul, disiplin, dan berdaya saing tinggi sebagai bagian dari upaya bersama membangun masa depan Papua Barat yang maju dan berkelanjutan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.