Polres Siak Periksa 4 Tenaga Pendidik Terkait Kematian Siswa Saat Ujian Praktik Sains
Sesri April 09, 2026 05:29 PM

 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa meninggalnya seorang siswa SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak saat ujian praktik sains.

Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos, mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa empat orang tenaga pendidik di sekolah itu. Tujuannya untuk mengumpulkan keterangan awal.

“Kita baru dan sedang berjalan pemeriksaan empat orang tenaga pendidik, di antaranya kepala sekolah,” katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (9/4/2026). 

Pemeriksaan terhadap kepada sekolah untuk pertanyaan seputar kejadian kecelakaan. Apalagi terjadi saat kegiatan pelaksanaan ujian praktik yang menimbulkan korban jiwa.

“Pemeriksaan ini merupakan langkah awal untuk mengungkap secara jelas kronologi dan penyebab insiden yang merenggut nyawa seorang siswa tersebut,” ujarnya. 

Namun demikian, pihak kepolisian masih memberikan ruang bagi keluarga korban untuk fokus pada proses duka dan pemakaman.

“Kondisi kan masih berduka, penyelenggaraan jenazah dulu,” tambahnya.

Baca juga: Siswa SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak Tewas Akibat Ledakan Senjata Rakitan saat Ujian

Raja Kosmos menyebutkan, ke depan pihaknya akan memperdalam penyelidikan. Terutama terkait kegiatan praktik sains yang dilakukan di sekolah tersebut.

“Ke depan kemungkinan akan kita perdalam lagi terkait kegiatan praktik sains ini, kurikulum dan pengawasannya, dan juga nanti tentu para saksi lainnya untuk membuat terang peristiwa ini,” jelasnya.

Ia menegaskan, polisi akan bekerja secara profesional dan hati-hati dalam menangani kasus ini. Apalagi  melibatkan dunia pendidikan dan berujung pada korban jiwa.

Polres Siak juga memastikan bahwa seluruh pihak yang terkait akan dimintai keterangan. Tujuannya memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam kejadian tersebut.

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berjalan dan polisi belum menyimpulkan penyebab pasti dari insiden tersebut.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di lingkungan SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak.

Korban, seorang siswa bernama Muhammad Awil (15), mengalami luka serius akibat ledakan yang diduga berasal dari alat praktik berupa senapan rakitan berbasis teknologi 3D.

Senapan ini yang diperagakan saat ujian praktik sains.

Insiden tersebut menggegerkan lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar, hingga akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia.

(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.