TRIBUNGORONTALO.COM – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, secara resmi menutup pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Gorontalo tahun 2026 pada Kamis (9/4/2026) malam.
Perhelatan di Gedung Kasmat Lahay, Limboto, menjadi ajang evaluasi besar bagi pemerintah daerah dalam menjaring bibit qari dan qariah berkualitas.
Bupati Sofyan Puhi tiba di lokasi pukul 08.36 Wita didampingi Wakil Bupati Tonny Junus, Ketua DPRD Zulfikar Usira, Wakapolres Gorontalo Kompol Wanda Dhira Bernard, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para camat dan lurah.
Rangkaian acara penutupan dimulai tepat pukul 08.45 Wita, diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars MTQ.
Dalam laporannya, Wakil Bupati Gorontalo sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Gorontalo, Tonny Junus, menegaskan komitmennya untuk mengawal para pemenang ke level provinsi.
“Para peserta terbaik satu ini akan mewakili Kabupaten Gorontalo pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Gorontalo yang insyaallah akan dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo Utara,” ujar Tonny Junus.
Bupati Sofyan Puhi dalam sambutannya menekankan bahwa hasil MTQ tahun ini harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh instansi terkait di tingkat kecamatan.
“Seluruh LPTQ tingkat kecamatan ini akan dievaluasi per kecamatan. Begitu juga Kementerian Agama melalui KUA masing-masing untuk berbenah diri agar hasil MTQ atau STQ ke depan bisa lebih maksimal lagi,” tegas Sofyan.
Ia juga menyatakan bahwa peran Camat sangat krusial dalam keberhasilan pembinaan di wilayah masing-masing. Menurutnya, sinergi lintas instansi adalah kunci munculnya bibit berprestasi.
“Kami pimpinan daerah akan mengevaluasi kinerja para camat. Karena keberhasilan ini juga merupakan keberhasilan bapak-bapak camat sekalian, LPTQ kecamatan, dan KUA. Kalau ketiga-tiganya ini berkolaborasi dengan baik, maka insyaallah bibit-bibit yang ada di kecamatan itu bisa kita munculkan,” tambahnya.
Bupati turut menyoroti catatan dewan hakim mengenai adanya juara yang belum mencapai ambang batas nilai atau passing grade. Hal ini menjadi perhatian khusus agar kualitas delegasi daerah tetap terjaga.
“MTQ kali ini kita tingkatkan selain kuantitasnya, juga kualitasnya. Tantangannya tadi disampaikan dewan hakim, ada yang juara tapi tidak memenuhi passing grade, contohnya Qori-Qoriah putri dewasa. Ini tantangan kita ke depan,” ungkapnya.
Menyikapi hal tersebut, pemerintah memastikan para pemenang akan mendapatkan pendampingan intensif sebelum berlaga di tingkat yang lebih tinggi.
“Insyaallah para pemenang ini tidak dilepas begitu saja. Segera dilakukan pembinaan kembali melalui TC (Training Center), agar mereka yang dikirim ke tingkat provinsi benar-benar murni hasil seleksi dan siap bertanding baik di tingkat provinsi maupun nasional,” jelas Sofyan.
Baca juga: Pemkab Gorontalo Siap Promosikan Kacang Garuda Tilihuwa di PENAS KTNA 2026
Puncak acara ditandai dengan pengumuman pemenang, di mana Kecamatan Tabongo resmi ditetapkan sebagai Juara Umum MTQ tingkat Kabupaten Gorontalo tahun 2026 dengan raihan total 265 poin.
Kecamatan Tabongo unggul 35 poin di atas Telaga Biru yang menempati peringkat kedua.
Sementara itu, posisi tiga besar dihuni Kafilah Bongomeme dengan torehan nilai 150 poin.
Berikut adalah urutan peringkat perolehan nilai kafilah kecamatan:
1. Kecamatan Tabongo
2. Kecamatan Telaga Biru
3. Kecamatan Bongomeme
4. Kecamatan Telaga
5. Kecamatan Limboto
6. Kecamatan Boliyohuto
7. Kecamatan Dungaliyo
8. Kecamatan Limboto Barat
9. Kecamatan Telaga Jaya
10. Kecamatan Tilango
11. Kecamatan Biluhu
12. Kecamatan Batudaa
13. Kecamatan Pulubala
14. Kecamatan Mootilango
15. Kecamatan Batudaa Pantai
Acara diakhiri dengan penyerahan trofi dan bonus secara simbolis kepada para perwakilan kafilah pemenang.
Kafilah peraih juara umum diwakili langsung oleh Camat Tabongo. (***)